Setelah sempat beristirahat selama beberapa bulan di awal 2026, Rouli akhirnya kembali aktif di industri otomotif dengan bergabung ke Hyundai.
Di HMID, ia tidak hanya memimpin fungsi PR, tetapi juga mengelola dua fasilitas interaksi konsumen, yakni Hyundai N Brand Experience Center di SCBD dan Hyundai Motorstudio di Senayan Park.
“Tugas saya adalah bagaimana itu bisa aktif, bisa berinteraksi dan engage dengan masyarakat. Jadi bukan sekadar jualan, tapi masyarakat juga bisa belajar tentang nilai, sejarah, teknologi, dan mencoba mobil,” paparnya.
Berbekal pengalaman panjang, Rouli memulai kariernya dari dealer Auto2000 di Bandung pada awal 2000-an, sebelum bergabung dengan TAM dan menangani Customer Relations.
“Awalnya saya pegang Customer Relations, bagaimana mengembangkan orang-orang CR di dealer seluruh Indonesia, termasuk membuat sistem penanganan customer, baik yang bertanya maupun komplain,” kenangnya.
Pada 2008, ia beralih ke Public Relations meski tanpa latar belakang di bidang tersebut.
Namun, Rouli mengaku banyak belajar langsung dari para jurnalis senior.
“Tanpa ada background jurnalis atau humas, jadi learning by doing. Saya belajar dari teman-teman jurnalis,” ujarnya.
Selama lebih dari satu dekade di PR TAM, ia terlibat dalam berbagai aktivitas strategis, mulai dari peluncuran produk hingga penanganan merek premium Lexus, serta kerap melakukan perjalanan kerja ke berbagai negara.