GridOto.com - Kecelakaan lalu lintas di tanjakan Silayur Jalan Prof. Hamka, Kecamatan Ngaliyan, Semarang sudah berulang kali terjadi.
Terbaru truk menghantam mobil, motor hingga gerobak cilok pada Jumat (10/4/2026).
Terkait insiden tersebut, Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, memberikan pernyataan tegasnya.
"Tata ruang kita itu memang keliru, ini harus diakui," ujar Agustina menukil TribunJateng pada Senin (13/4/2026).
Menurut Agustina, kontur jalan di tanjakan Silayur secara teknis tidak ideal bagi kendaraan bermuatan besar.
Ia menyoroti tingkat kemiringan lajur yang dinilai tidak mampu mengakomodasi kendaraan dengan tonase berat, sehingga risiko kecelakaan menjadi sangat tinggi.
"Dulu itu pembuatan lajur kemiringannya itu menurut saya memang tidak layak untuk mobil-mobil besar, mobil-mobil dengan tonase yang berat. Karena kalau berat itu pasti meluncur, pasti,” tegasnya.
Menyadari bahwa perbaikan infrastruktur secara menyeluruh membutuhkan anggaran yang sangat besar, Pemerintah Kota Semarang saat ini memprioritaskan langkah pengawasan.
Baca Juga: Sering Telan Korban, Ini Alasan Jalur Parakan–Kertek Wonosobo Dijuluki Jalur Tengkorak
Koordinasi lintas sektor bersama kepolisian, Dinas Perhubungan, dan para pelaku usaha mulai diperketat.