GridOto.com - Salah satu penyakit yang awam terjadi di mobil CBU Jepang lawas yakni dasbor retak.
Selain itu, bahan dari dasbor mobil premium Jepang tahun tua itu terasa lengket ketika disentuh.
Masalah ini umumnya terjadi pada mobil-mobil premium Jepang keluaran lama, seperti Toyota Camry, Harrier, hingga Alphard generasi kedua, terutama unit CBU.
Juan Elian, Owner Masterpiece Auto Interior, mengatakan kondisi tersebut sudah menjadi kasus umum pada model-model tertentu dengan tahun produksi sekitar 2008 hingga 2014, seperti Toyota Alphard generasi kedua.
Menurut dia, faktor cuaca menjadi salah satu penyebab utama.
Perbedaan kondisi iklim antara negara asal dan Indonesia membuat material dasbor lebih cepat mengalami penurunan kualitas.
"Ini terjadi karena mungkin suhu cuaca juga. Jepang ada winter dan summer juga. Di sini tidak ada," kata Juan, saat ditemui di Jakarta Barat, (6/4/26) mengutip Kompas.com.
Juan menambahkan, pada model yang lebih baru, pabrikan sudah melakukan perubahan material untuk mengatasi masalah tersebut.
"Untuk model Alphard yang 2015 ke atas udah diganti modelnya, sudah ada lapisan kulitnya. Jadi kalau rusak pun tinggal diganti lapisan kulitnya. Kalau model lama susah perbaikannya," ujarnya.
Untuk memperbaiki dasbor yang sudah rusak, prosesnya tidak sederhana.
Baca Juga: Selain Keamanan, Ini Alasan Custom Kabin Mobil Tidak Rombak Dashboard
Andrew Shandy, Marketing sekaligus Kepala Produksi Masterpiece Auto Interior, menjelaskan perbaikan dilakukan dengan membongkar seluruh bagian dasbor.
"Dasbor itu diangkat bulat-bulat, kita kupas dulu sampai benar-benar kelihatan tinggal foam-nya. Nah itu habis itu baru kita lapis ulang. Setelah itu baru pasangin lagi ke mobil," papar Shandy.
Dalam proses pelapisan ulang, pemilihan material juga disesuaikan dengan warna dan karakter interior mobil agar tetap terlihat serasi.
"Kita biasanya samain warna. Karena dasbor itu kan bagian satu kesatuan dari door trim. Dari warna itu sudah mengerucut, misalkan warna hitam. Nah dari situ ada pilihannya lagi, bisa sintetis, microfiber, atau kulit," bebernya.
"Kita jelasin plus minusnya dengan harganya, tinggal konsumen sesuaikan budget," ujar dia.
Dari sisi biaya, perbaikan dasbor seperti Harrier, Alphard atau Camry umumnya berada di kisaran Rp 3,5 juta.
Namun, harga tersebut bisa berbeda tergantung material yang digunakan.
"Kalau yang sintetis, range harga itu sekitar Rp 3 jutaan. Tapi balik lagi ke tingkat pemasangan dan pilihan bahan," sebut Shandy.
Proses pengerjaan juga tidak bisa dilakukan dalam waktu singkat.
Mobil biasanya harus menginap atau pengerjaan dilakukan di lokasi konsumen dengan durasi sekitar dua hingga tiga hari.