GridOto.com - Efisiensi energi kini jadi kunci utama industri dalam menekan emisi tanpa mengorbankan produktivitas.
Hal ini yang ditunjukkan PT Bridgestone Tire Indonesia melalui inovasi di pabrik Karawang yang sukses memangkas konsumsi energi sekaligus menurunkan emisi gas rumah kaca secara signifikan, sekaligus diikuti berbagai program keberlanjutan lainnya.
Melalui implementasi Centralized Maintenance Energy Monitoring System (CMEMS) berbasis SCADA IoT, Bridgestone mampu mengendalikan penggunaan energi secara presisi, khususnya pada proses Mixing yang selama ini dikenal sebagai penyumbang emisi terbesar di lini produksi ban.
Berdasarkan analisis Life Cycle Assessment (LCA), sistem ini berhasil menurunkan konsumsi energi dari 6,20 GWh per tahun menjadi 4,90 GWh per tahun.
Tidak hanya itu, emisi gas rumah kaca juga berhasil ditekan hingga 475,92 ton CO2e per tahun, tanpa memindahkan dampak lingkungan ke proses lainnya.
Upaya di dalam pabrik ini juga diperkuat dengan program keberlanjutan di luar operasional.
Bridgestone Karawang menjalankan program RISE (Reforestation, Innovation and Sanggabuana Empowerment) yang berfokus pada konservasi Hutan Sanggabuana di Jawa Barat.
Dalam program ini, perusahaan melakukan restorasi ekosistem dengan membangun koridor pakan bagi primata langka Owa Jawa, serta memanfaatkan teknologi biotagging berbasis QR dan Avenza Map untuk memantau pertumbuhan pohon secara real-time.
Program tersebut tidak hanya berdampak pada lingkungan, tetapi juga sosial dan ekonomi.