Pengendara Honda BeAT Baju Loreng Cekcok Vs Polisi, Masalah Lampu Merah

Irsyaad W - Kamis, 9 April 2026 | 20:30 WIB

Polisi dan pengendara motor baju loreng cekcok di Jalan Mayjen Sutoyo, perempatan bawah flyover Cawang, Jakarta Timur, (7/4/26)

GridOto.com - Seorang pengendara Honda BeAT berbaju loreng cekcok vs Polisi di perempatan bawah flyover Cawang, Jakarta Timur, (7/4/26).

Pengendara BeAT tampak emosi saat ditegur petugas karena masalah lampu merah.

Video yang merekam kejadian itu diunggah akun Instagram @resetfeeds yang menyebutkan pengendara BeAT menerobos lampu merah.

Pada video, pria berkaos motif loreng itu mengemudikan Honda BeAT ke arah Kebon Nanas.

Awalnya kendaraan yang datang dari arah yang sama dengannya berjalan dengan lancar, lalu kendaraan berhenti karena lampu lalu lintas sudah berubah warna jadi merah.

Seorang polisi lalu lintas menyetop motor matic pria berbaju loreng itu dan menjelaskan tentang jalan padanya. Mereka kemudian terlibat cekcok mulut.

Keduanya saling menunjuk arah belakang, samping, dan depan dengan tangannya.

Pria itu menunjuk ke belakangnya, di mana pengendara kendaraan lain masih melintas.

Lalu dia berbelok ke kiri, tapi polisi lalu lintas masih berbicara padanya.

Dia membelokkan motornya lagi yang kemudian dihampiri polisi.

Baca Juga: Mobil Dinas Brimob Enteng Terobos Lampu Merah, Tabrak Pemotor Berakhir Cuma Jabat Tangan

Saat itu, lampu lalu lintas arah berlawanan berubah hijau, sehingga polisi langsung mengarahkan pengendara untuk segera melintas.

Polisi juga mengarahkan pria berbaju loreng itu untuk ikut arus lalu lintas.

Dia mengikuti, tapi masih menoleh ke belakang untuk mengomel pada polisi lalu lintas.

Pengunggah video menduga, pria berbaju loreng itu adalah anggota TNI.

Saat berputar arah, pria itu juga tampak menggendong tas ransel dengan motif sama.

"Menurut perekam, seorang pengendara motor menerobos lampu merah dari arah UKI ke Kebon Nanas hingga mengganggu arus dari arah lain. Aparat polisi yang melihat langsung menghentikan dan meminta Aparat TNI untuk mundur," ujar pengunggah video, dikutip (8/4/26).

Video ini jadi perbincangan publik karena diduga melibatkan dua aparat keamanan.

Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin mengatakan, petugas tak sempat memeriksa identitas pria itu.

Sehingga ia tak bisa memastikan apakah dugaan warganet benar atau hanya asumsi belaka.

"Kami tidak sempat cari tahu itu siapa, dan bisa siapa saja," kata Komarudin saat dihubungi, (8/4/26) menukil Kompas.com.

Baca Juga: Rombongan Moge Dikawal Polisi Terobos Lampu Merah, Satlantas Sragen Buka Suara

Kata Komarudin, protes pengendara saat ditegur adalah tindakan yang sering ditemukan di lapangan.

Petugas tidak akan pandang bulu untuk menegur pelanggar lalu lintas.

"Bukan hanya yang berseragam, yang tidak berseragam dan tidak terima diingatkan juga banyak," ujar dia.

YANG LAINNYA