GridOto.com - Sejumlah pelaku industri mulai mengadopsi kendaraan listrik untuk kebutuhan distribusi logistik.
Salah satunya dilakukan PT Primarajuli Sukses (PRS), anak usaha PT Ever Shine Tex Tbk, yang kini menggunakan truk listrik untuk operasional pengiriman barang.
Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya efisiensi energi sekaligus mendukung target pengurangan emisi perusahaan.
PRS mengoperasikan enam unit truk listrik untuk distribusi produk di wilayah Jakarta hingga Bandung.
Direktur Ever Shine Group, Michael Sung, mengatakan penggunaan kendaraan listrik ini sudah melalui tahap uji coba sebelumnya.
"Kami sudah melakukan uji coba bersama Kalista untuk dua tipe truk yang digunakan, dengan hasil yang sangat positif. Selain itu, kami juga menghadirkan satu unit minibus untuk shuttle karyawan yang bisa dimanfaatkan untuk pengiriman barang saat tidak digunakan," ujar Sung melalui keterangannya, Sabtu (4/4/2026).
Dalam operasionalnya, PRS menggunakan skema fleet-as-a-service dari Kalista.
Melalui model ini, perusahaan tidak perlu melakukan investasi awal untuk pengadaan kendaraan karena seluruh unit dimiliki dan dikelola oleh penyedia layanan.
Kalista juga menangani berbagai aspek operasional, mulai dari perawatan kendaraan, layanan purna jual, hingga sistem pemantauan berbasis digital.
Baca Juga: Fleets-as-a-Service Kalista Tunjukkan Penghematan Energi Dramatis di Kota-kota Besar
Direktur Pengembangan Bisnis Kalista, Yoga Adiwinarto, menyebut kolaborasi ini menjadi contoh penerapan kendaraan listrik di sektor logistik industri.
"Kolaborasi dengan PRS mencerminkan komitmen kami dalam menghadirkan solusi mobilitas logistik yang efisien dan berkelanjutan. Hasil uji coba menunjukkan efisiensi biaya operasional yang cukup signifikan," jelasnya.
Adapun armada yang digunakan terdiri dari empat unit truk listrik Foton E-Miller dengan kapasitas baterai 81,14 kWh dan dua unit Foton E-Aumark dengan baterai 63,75 kWh.
Berdasarkan hasil pengujian, kendaraan tersebut mampu menempuh jarak hingga 200 kilometer dalam sekali pengisian daya.
Untuk rute distribusi Tangerang- Bandung, pengisian daya dilakukan saat waktu istirahat dengan durasi sekitar 40 menit dari 20 persen ke 80 persen.
Selain itu, seluruh armada telah terintegrasi dengan sistem Fleet Management System milik Kalista yang memungkinkan pemantauan operasional secara real-time.
Dari hasil uji coba, penggunaan kendaraan listrik ini juga mencatat efisiensi biaya operasional hingga 27 persen per bulan serta pengurangan emisi sekitar 30 persen.