GridOto.com - Begini dampaknya pemilik mobil bekas lupa cek kondisi aki usai mudik Lebaran.
Pemilik mobil bekas pasti masih banyak yang menggunakan aki konvensional alias aki basah.
Pasalnya harga aki basah yang lebih murah dibanding aki Maintenance Free (MF) alias aki kering.
Celakanya, banyak pemilik mobil lupa untuk mengecek volume air aki dan bahkan ada yang enggak tahu air akinya habis.
Padahal aki basah yang dibiarkan kosong bisa berbahaya karena membuat umur aki menjadi lebih singkat.
"Benar, aki konvensional itu sangat bergantung terhadap cairannya untuk membuat sel di dalam aki dapat bekerja dan menghasilkan muatan listrik," buka Andy Santoso pemilik Bengkel Mobil 77 di Jl. Suka Damai 2, Eyang Agung, Ciputat.
"Kalau sampai lupa dicek dan ditambahkan bisa bahaya, umur aki bakal lebih pendek dari seharusnya," tambahnya.
Pelat di dalam aki tidak akan bereaksi yang menyebabkan kekurangan arus listrik yang seharusnya dibutuhkan untuk komponen kelistrikan di mobil.
Bila tidak ada air aki maka pelat ini akan rusak sehingga tidak dapat menyimpan muatan listrik.
Alhasil, aki tidak bisa menghasilkan arus listrik maksimal 12 volt dan aki mudah soak.
"Jadi sebaiknya pantau terus kondisi air aki minimal 1 minggu sekali," sebutnya.
Kalau di bawah lower langsung isi sampai batas maksimal atau upper.
"Jangan melebihi batas upper karena juga membuat aki tidak bagus," tutup Kode, panggilannya.
Baca Juga: Inilah Enam Pilihan Mobil Bekas MPV Di Bawah Rp 100 Juta Awal Bulan April