Lalu di rute Kombinasi yang average speed-nya di angka 50 km/jam, hasilnya mirip dengan di jalur perkotaan yakni 8,3 km/kWh.
Sedangkan rute Tol yang menggambarkan laju kencang secara konstan, konsumsinya lebih boros yakni 5 km/kWh.
Di rute Tol ini, meski average speed yang dituju adalah 90 km/jam, namun kami rutin berlari hingga 110-120 km/jam karena mengimbangi naik-turunnya kecepatan lalu lintas aktual.
Tak heran jika konsumsi energi di rute Tol Wuling Darion EV seperti mobil listrik lainnya, lebih boros.
Kembali ke klaim jarak tempuh, kami mengacu pada rute Kombinasi yang merupakan rute teriritnya.
Hasil 8,3 km/kWh, dikali kapasitas baterai 69,2 kWh, menghasilkan range teoritis 572 km.
Ini masuk akal dan nyatanya lebih jauh dari klaim.
Artinya, Wuling Darion EV bisa memberi ketenangan dalam soal jarak tempuh terutama jika dipakai road trip keluar kota.