"Pertumbuhan di kedua wilayah ini menunjukkan bagaimana JAECOO bisa menjangkau pasar yang berbeda, baik di negara berkembang maupun pasar otomotif yang sudah matang," tegas Jim Ma, Business Director JAECOO Indonesia dalam keterangan resmi (31/3/2026).
Ia menambahkan, konsumen Asia Tenggara juga mulai beralih ke kendaraan energi baru untuk kebutuhan sehari-hari hingga perjalanan jarak jauh.
Di sinilah keberhasilan teknologi SHS yang menjadi pondasi utama JAECOO secara global.
Perpaduan mesin bakar yang efisien dengan motor listrik yang efektif memberikan performa efisiensi bahan bakar serta rasa berkendara impresif baik dalam penggunaan harian maupun bepergian jauh.
Teknologi SHS sendiri di Indonesia sudah disematkan pada model JAECOO J7 SHS dan JAECOO J8 SHS ARDIS.
Gabungan mesin bakar 1.500 cc 4 silinder turbo dan motor listrik DHT menjadikan JAECOO J7 SHS punya daya jelajah mencapai 1.377 km.
Sementara JAECOO J8 SHS ARDIS dengan mesin yang sama tapi digabungkan dengan tiga motor listrik DHT dan baterai lebih besar punya jarak tempuh hingga 1.660 km.