Awas Rea Maut Dekat Truk dan Bus, Simak Cara Hindari Blind Spot Menurut Ahli Safety

Dida Argadea - Minggu, 29 Maret 2026 | 16:30 WIB

Ilustrasi, Blind Spot Monitoring System di Mazda CX-5

Dengan begitu, pemotor jadi tak memiliki ruang gerak untuk bereaksi jika tiba-tiba truk melakukan pengereman mendadak atau manuver yang tidak terduga.

Selain jarak, posisi saat berkendara juga menentukan apakah kita terlihat atau justru berada di titik buta.

"Posisi kendaraan yang berjalan akan memiliki resiko blind spot lebih tinggi daripada posisi kendaraan saat berhenti baik di belakang mobil atau kendaraan yang lebih besar. Posisi kendaraan yang paling aman di sisi kiri belakang kendaraan besar. Hal ini agar kita bisa terlihat di spion oleh pengemudi kendaraan besar tersebut," lanjut Iqbal.

Secara teknis posisi tersebut paling memungkinkan pengemudi kendaraan besar untuk melihat keberadaanmu melalui kaca spion utama mereka.

Hindari berada tepat di belakang atau di area samping kanan yang biasanya menjadi titik buta paling berbahaya.

Masih menurut Iqbal, makin tinggi kecepatan kendaraan, makin singkat pula waktu yang dimiliki untuk membaca situasi.

Maka dari itu fokuslah pada kendaraan di depan dan sekitar apalagi saat berkendara dengan kecepatan tinggi.

Jika kamu merasa berada di posisi yang meragukan, segera ambil keputusan untuk menjaga jarak atau mendahului dengan aman.

Jangan pernah memaksakan diri berada di samping kendaraan besar dalam waktu yang lama.

YANG LAINNYA