GridOto.com - Pemandangan yang cukup memprihatinkan terjadi di sekitar Rest Area KM 130 Tol Cipali, Indramayu, saat arus balik Lebaran 2026 sedang padat.
Sejumlah traffic cone yang seharusnya berfungsi sebagai pembatas jalan justru ditemukan dalam kondisi rusak dan dibuang ke selokan oleh oknum pemudik yang tak bertanggung jawab.
Dalam video yang diunggah melalui akun Instagram resmi Satlantas Polres Indramayu pada Sabtu (28/3/2026), nampak petugas kepolisian berseragam lengkap harus turun langsung ke selokan di bahu jalan.
Mereka mengambil satu per satu traffic cone yang terendam lumpur dan bercampur dengan sampah.
Dalam unggahan tersebut, masyarakat diimbau untuk tidak meluapkan emosi dengan merusak fasilitas umum.
Tindakan tersebut dinilai tidak hanya merugikan, tapi juga membahayakan pengguna jalan lainnya.
Menukil Kompas.com, Kasat Lantas Polres Indramayu, AKP Undang Syarif Hidayat, menyampaikan keprihatinannya atas aksi vandalisme tersebut.
Baca Juga: Acuhkan Dedi Mulyadi, Penyapu Uang Koin di Pantura Subang Ketabrak Isuzu Elf Pemudik
Ia menegaskan bahwa kerucut lalu lintas memiliki peran penting dalam menjaga keteraturan kendaraan, khususnya di area rest area yang rawan kepadatan.
Menurutnya, traffic cone digunakan untuk mengatur arus kendaraan yang masuk dan keluar, sehingga dapat mencegah potensi kecelakaan serius. Ia pun berharap kejadian serupa tidak terulang kembali di kemudian hari.
Selama periode arus balik, petugas kepolisian memang disiagakan selama 24 jam di sepanjang Tol Cipali.
Selain mengatur lalu lintas, mereka juga kerap membantu para pemudik, seperti menangani kendaraan bermasalah hingga menolong penumpang yang tertinggal.
Pihak kepolisian terus berupaya memberikan pelayanan terbaik agar perjalanan pemudik berlangsung aman dan nyaman.
Meski begitu, mereka juga mengingatkan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga fasilitas umum.
Saat ini, traffic cone yang sempat dibuang ke selokan telah diamankan oleh petugas.
Fasilitas tersebut akan diperbaiki terlebih dahulu sebelum dipasang kembali di lokasi yang dianggap rawan demi keselamatan pengguna jalan.