Tekanan Injektor Mobil Diesel Jangan Kurang dari Standar, Begini Dampaknya

ARSN - Sabtu, 28 Maret 2026 | 11:07 WIB

Ilustrasi injektor mesin diesel mobil bekas

GridOto.com - Begini dampak tekanan injektor mobil diesel kurang dari standarnya gaes, simak sampai habis.

Seperti yang kita tahu, tekanan injektor dibuat sangat tinggi pada mesin diesel.

Tekanan injektor yang sangat tinggi ini akan menghasilkan pengabutan bahan bakar diesel yang baik.

Pengabutan yang sempurna maka di ruang silinder akan mudah terjadi proses pembakaran.

Sebagaimana yang kita ketahui rata-rata tekanan injektor pada mesin diesel yang sudah menganut teknologi common rail berkisar antara 1300-1800 bar.

Lalu apa jadinya bila tekanan injektor mesin diesel berkurang dari keadaan standar?

ryan/gridoto.com
Injektor common rail atau konvensional bisa diperbaiki di Dutama Diesel

Pemilik bengkel ABS Diesel, Aong Ulinnuha menyebut bahwa tekanan yang kurang akan membuat mesin tidak bekerja maksimal.

"Ya betul, tekanan pada injektor diesel common rail saat ini sangat besar," buka Aong, panggilannya.

"Hal paling gampang dirasakan pada mobil adalah putaran mesin tidak stabil," tambah Aong yang bengkelnya di Jl. Gempol Raya No.56, RT.003/RW.002, Kunciran, Kec. Pinang, Kota Tangerang, Banten.

Putaran mesin yang tidak stabil ini akibat tidak meratanya tekanan injektor di setiap silinder.

Selain itu pula getaran mesin akan menjadi sangat tinggi.

Radityo Herdianto
Injector di Common Rail Mesin Diesel

Saat mobil dijalankan pun akan terasa seperti brebet atau tersendat.

"Dan sudah pasti tenaga mesin diesel akan jauh berkurang dibanding tekanan injektor saat masih bagus," tutup Aong.

Begitulah dampak tekanan injektor mobil diesel kurang dari standar.

Baca Juga: Cara Cek Mesin Mobil Diesel Mulai Ngobos, Cukup Lihat dari Sini

YANG LAINNYA