Trek MotoGP Brasil Jadi Omongan, Marc Marquez Sedikit Singgung Mandalika

Ferdian - Jumat, 27 Maret 2026 | 12:45 WIB

Marc Marquez

GridOto.com - Marc Marquz angkat bicara terkait gelaran MotoGP Brasil akhir pekan lalu yang dipenuhi dengan berbagai masalah.

Kembalinya MotoGP ke Brasil usai 22 tahun memang tidak langsung berjalan mulus.

Seperti diketahui seri di Sirkuit Goiania diwarnai sejumlah kendala.

Dari munculnya lubang di lintasan lurus utama pada Sabtu hingga kerusakan aspal di tikungan 11 dan 12 pada Minggu.

Kondisi tersebut bahkan memaksa panitia memangkas jumlah lap balapan dari 31 menjadi 23.

Melansir Crash.net, Race direction menjelaskan kalau lubang di lintasan disebabkan kerusakan sistem pembuangan lama yang sebelumnya tidak terdeteksi.

Sementara itu, kerusakan aspal disebut dipicu  suhu tinggi serta intensitas penggunaan lintasan sepanjang hari.

Situasi ini memunculkan pertanyaan terkait ketatnya proses homologasi lintasan oleh FIM, apalagi sirkuit tersebut dipersiapkan dalam waktu relatif singkat sejak diumumkan masuk kalender pada Desember 2024.

Baca Juga: Pembalap MotoGP Banyak Luka Memar Setelah Balap di MotoGP Brasil

Meski begitu, Márquez yang membela Ducati meminta semua pihak untuk melihat situasi ini dengan sudut pandang terbuka.

Ia menilai masalah seperti ini bukan hal baru, terutama di sirkuit yang baru digunakan.

Menurutnya, kejadian serupa pernah terjadi di Sirkuit Mandalika pada musim debutnya, ketika bagian aspal di lintasan lurus sempat terkelupas.

“Yang terpenting, akhir pekan balapan tetap bisa diselamatkan dan kondisi keselamatan tetap terjaga. Memang ada masalah di tikungan 11 dan 12, tapi itu berlaku untuk semua pembalap, jadi semua harus bisa beradaptasi,” ujarnya.

Márquez sendiri datang ke seri berikutnya di Circuit of the Americas dengan bekal hasil yang belum konsisten di awal musim 2026.

Ia sempat gagal finis di Thailand akibat masalah roda, serta hanya meraih posisi keempat di Brasil, di tengah performa Aprilia yang terlihat lebih kompetitif dibanding Ducati saat ini.

Meski sempat memenangi sprint race di Brasil, Márquez mengakui masih perlu meningkatkan konsistensi, terutama dalam menjaga catatan waktu sepanjang balapan.

Baca Juga: Toprak dan Miller Keteteran di Sprint MotoGP Brasil, Dua Hal Ini Biang Masalahnya

Ia menegaskan bahwa kecepatan bukan lagi masalah utama, melainkan bagaimana mempertahankan performa tersebut secara stabil dari awal hingga akhir lomba.

Sejauh ini, Márquez merasa progresnya mulai terlihat. Setelah tertinggal cukup jauh di Thailand, ia mengaku sudah lebih mendekat di Brasil dan berharap tren positif ini berlanjut di seri-seri berikutnya.

Balapan di COTA sendiri sebenarnya cukup spesial bagi Márquez.

Ia telah meraih tujuh kemenangan di sirkuit tersebut sepanjang kariernya di MotoGP, meski dalam empat tahun terakhir belum kembali naik podium tertinggi.

Tahun lalu pun ia sempat memimpin balapan sebelum akhirnya terjatuh.

Meski begitu, Márquez tetap menilai pemimpin klasemen saat ini, Marco Bezzecchi, sebagai favorit utama untuk meraih kemenangan.

Bezzecchi datang dengan performa impresif, termasuk catatan kemenangan beruntun yang membuatnya menjadi pembalap tercepat saat ini.

Márquez pun mengakui bahwa menghentikan laju Bezzecchi tidak akan mudah, meski ia dan timnya akan berusaha memberikan perlawanan maksimal di lintasan.

YANG LAINNYA