Mencekam, Filipina, Bangladesh dan Korsel Umumkan Darurat Energi dan Krisis BBM

Irsyaad W - Kamis, 26 Maret 2026 | 15:00 WIB

Antrean panjang pengisian BBM di SPBU kota Dhaka, Bangladesh

GridOto.com - Perang Iran-Amerika Serikat dibantu Israel memicu kondisi mencekam di beberapa negara.

Tiga negara di Asia telah mengumumkan darurat energi dan mengalami krisis Bahan Bakar Minyak (BBM).

Filipina, Bangladesh dan Korea Selatan menghadapi tekanan yang berbeda.

Melansir Kompas.com, Filipina mengambil langkah cepat. Presiden Ferdinand Marcos mengumumkan darurat energi nasional pada Selasa (24/3/26).

Risiko pasokan bahan bakar dan stabilitas energi meningkat.

"Keadaan darurat energi nasional dengan ini diumumkan mengingat konflik yang sedang berlangsung di Timur Tengah, serta bahaya yang ditimbulkannya terhadap ketersediaan dan stabilitas pasokan energi negara," demikian bunyi perintah eksekutif yang dirilis Selasa malam, dikutip dari AFP, (24/3/26).

Perintah itu memberi kewenangan kepada Kementerian Energi untuk membayar di muka 15 persen guna mengamankan kontrak bahan bakar.

Pemerintah juga menargetkan praktik penimbunan dan pengambilan keuntungan yang tidak wajar.

Dana darurat sebesar 20 miliar peso disiapkan. Nilainya sekitar Rp 5,61 triliun atau setara 333 juta dollar AS.

Dana ini digunakan untuk membeli hingga 2 juta barrel bahan bakar.

YANG LAINNYA