Meski demikian, angka Februari tersebut tercatat menurun dibandingkan Januari 2026 yang sempat mencapai 1.314 unit.
Pada bulan pertama tahun ini, varian Ultimate menjadi penyumbang terbesar dengan 634 unit, diikuti Ultimate Premium 314 unit, Exceed 215 unit, dan GLS 151 unit.
Sejak pertama kali dipasarkan di Indonesia pada Juli hingga Desember 2025, Destinator sendiri sudah mencatatkan distribusi wholesales sebanyak 10.415 unit.
Artinya, rata-rata SUV ini terjual sekitar 1.736 unit per bulan selama enam bulan awal kehadirannya di pasar.
Distribusi Destinator sempat melonjak pada Agustus 2025 dengan 2.213 unit, kemudian berada di level 2.010 unit pada September.
Penyaluran selanjutnya relatif stabil dengan 1.772 unit pada Oktober, 1.814 unit pada November, dan mencapai puncaknya pada Desember dengan 2.248 unit.
Secara kumulatif sepanjang 2025, varian Ultimate menjadi penyumbang terbesar dengan total 4.961 unit, diikuti Ultimate Premium sebanyak 3.897 unit. Sementara Exceed mencatatkan 1.253 unit dan GLS 304 unit.
Sebagai informasi, Destinator diposisikan sebagai SUV tujuh penumpang dengan mesin 1.5 liter turbo berkode 4B40.
Mesin tersebut mampu menghasilkan tenaga 161 dk dan torsi 250 Nm yang disalurkan melalui transmisi CVT ke roda depan.
SUV ini juga dilengkapi sejumlah fitur seperti panoramic sunroof, head unit 12,3 inci, ambient light, hingga paket keselamatan aktif Diamond Sense.
Berdasarkan informasi resmi dari situs Mitsubishi Motors, Destinator juga dibekali teknologi Active Yaw Control (AYC) serta lima mode berkendara yang meliputi Normal, Wet, Gravel, Tarmac, dan Mud.
Untuk pasar Indonesia, harga on the road Jakarta Destinator saat ini dipasarkan mulai dari Rp 397 juta untuk varian GLS, Rp 422 juta tipe Exceed, Rp 482 juta Ultimate, hingga Rp 512 juta untuk Ultimate Premium.