“Kami mengingatkan agar pengelola dan masyarakat selalu memperhatikan kapasitas angkut dan mengutamakan keselamatan, sehingga aktivitas wisata dapat berjalan aman dan nyaman,” lanjutnya.
Menjelang arus balik, masyarakat diminta pintar mengatur waktu perjalanan agar tidak terjebak kemacetan parah di puncak kepadatan. Salah satu caranya dengan memanfaatkan kebijakan Work From Anywhere (WFA) dari pemerintah.
“Masyarakat juga diimbau untuk memanfaatkan kebijakan Work From Anywhere atau WFA, sehingga perjalanan arus balik dapat dilakukan secara bertahap dan tidak menumpuk dalam satu waktu,” jelas Marupa.
Selain itu, pemerintah juga memberikan stimulus berupa diskon tarif tol pada 26 hingga 27 Maret 2026 yang bisa dimanfaatkan untuk menghindari lonjakan kendaraan.
“Manfaatkan juga kebijakan diskon tarif tol pada tanggal 26 hingga 27 Maret 2026 agar perjalanan lebih efisien dan terhindar dari kepadatan,” tambahnya.
Berdasarkan prediksi kepolisian, puncak arus balik diperkirakan akan terjadi pada 24 Maret serta 28 hingga 29 Maret 2026.
Masyarakat diimbau untuk merencanakan perjalanan dengan matang agar perjalanan tetap lancar.
“Kami mengucapkan selamat berkumpul bersama keluarga di momen Hari Raya Idul Fitri. Semoga perjalanan masyarakat berlangsung aman, lancar, dan penuh kebahagiaan,” pungkasnya.