GridOto.com - Kenapa ban mobil atau motor itu berwarna hitam?
Padahal karet alam yang digunakan untuk membuat ban kan berwarna putih.
Jangan-jangan warna hitam di ban ini hasil dari konspirasi elit global nih hehehe...
Untungnya jawabannya ketemu ketika kami diajak main ke Bridgestone Asia Pacific Technical Center (APTC), Distrik Klong Luang, Provinsi Phatum Thani, Thailand.
Buat informasi, di APTC ini terdapat sejumlah laboratorium rahasia dan fasilitas pengujian Bridgestone yang dioperasikan para insinyur mereka.
Baca Juga: Bridgestone Tire Check Service Selama Mudik Lebaran, Ini Lokasinya
"Warna hitam itu karena pada saat pembuatan karet ban menggunakan carbon black," jelas Shinsuke Nakamura, Tire Development Director Bridgestone Asia Pasific (Thailand) Co.,Ltd.
Carbon black adalah bubuk berwarna hitam yang dihasilkan dari proses pembakaran beberapa produk minyak bumi.
Dalam proses pembuatan karet ban, carbon black ini berfungsi sebagai pengisi (filler) dalam adonan compound ban.
"Carbon black ini memiliki sifat pengikat atau reinforcement sehingga bisa memperkuat campuran material yang digunakan di compound ban," lanjut Nakamura.
Baca Juga: Kejutan di Launching Bridgestone Potenza Adrenalin RE005 di Thailand
Selain itu, carbon black ini bisa membantu menghantarkan panas menjauh dari telapak dan sabuk ban sehingga turut meningkatkan umur pakai ban.
Oh ya, carbon black ini juga membantu melindungi ban dari sinar UV dan ozon, yang dapat memperpendek umur ban.
Buat informasi, carbon black sendiri ada banyak jenis dan ukurannya.
"Carbon black yang dipakai buat dinding ban itu berbeda jenis dan ukurannya dengan di tapak ban," tutup Nakamura lagi.
Contohnya, untuk dinding ban digunakan carbon black yang ukuran partikelnya lebih besar karena bagian ini membutuhkan kekuatan lebih dibanding bagian lain.