GridOto.com - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), melakukan kunjungan ke Jasa Marga Toll Road Command Center (JMTC) di Jatiasih, Bekasi, pada Kamis (19/3/2026).
Kunjungan ini dilakukan di tengah puncak arus mudik Lebaran yang menurut AHY sudah sesuai dengan prediksi pemerintah.
Ia menyebut ada dua periode lonjakan utama, yakni pada 14–15 Maret dan kembali terjadi pada 18 hingga 19 Maret.
“Secara umum terpantau ramai tapi lancar,” ujar AHY Bekasi, Kamis (19/3/2026).
Dalam peninjauan tersebut, AHY memantau langsung kondisi lalu lintas di sejumlah titik krusial di Tol Trans Jawa, seperti KM 70 Cikatama, Kalikangkung Semarang, hingga gerbang tol Prambanan yang menghubungkan Yogyakarta dan Solo.
Menurutnya, kelancaran arus mudik tidak lepas dari koordinasi berbagai pihak, termasuk PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Korlantas Polri, serta kementerian terkait.
AHY menegaskan bahwa pemerintah terus mengawal situasi hingga arus mudik benar-benar selesai, agar masyarakat bisa sampai ke kampung halaman dengan aman dan merayakan Idul Fitri bersama keluarga.
“Yang paling penting adalah keselamatan. Kita ingin masyarakat bisa tiba di tujuan dengan selamat,” katanya.
Selain itu, ia juga mengapresiasi teknologi yang digunakan di JMTC. Menurutnya, pemanfaatan machine learning dan artificial intelligence mampu membantu pengambilan keputusan secara cepat dan akurat.
Baca Juga: Cocok Buat Mudik! Aplikasi Jasa Marga Bisa Cek CCTV sampai Lokasi dan Kondisi Terkini Rest Area
Teknologi tersebut memungkinkan pemantauan jumlah kendaraan secara real time, bahkan bisa membedakan jenis kendaraan seperti mobil pribadi, bus, hingga truk.
Data ini dinilai penting untuk memprediksi potensi kemacetan dan mengantisipasi bottleneck di ruas tertentu.
AHY juga menyoroti pengembangan layanan digital untuk pengguna jalan tol, seperti aplikasi Travoy dan call center 133 yang dapat diakses masyarakat untuk mendapatkan informasi lalu lintas secara cepat.
“Kalau ada kesulitan atau butuh informasi, jangan ragu hubungi call center 133,” ujarnya.