GridOto.com - Pasar lampu aftermarket kendaraan dinilai masih memiliki peluang besar ke depan, terutama seiring semakin banyaknya mobil baru yang sudah menggunakan lampu LED dari pabrikan.
Namun, sebagian pengguna mobil merasa pencahayaan bawaan tersebut belum cukup terang untuk kebutuhan berkendara, khususnya saat malam hari atau kondisi cuaca buruk.
Andre Chrispian, Marketing Alternative Channel CV Sampurna Part Niaga (SPN), pemegang merek Autovision di Indonesia, mengatakan kondisi tersebut justru membuka peluang bagi produsen lampu aftermarket.
Menurutnya, permintaan upgrade lampu masih akan terus ada karena banyak pemilik kendaraan yang ingin mendapatkan pencahayaan lebih maksimal.
“Mobil-mobil keluaran terbaru kebanyakan sudah menggunakan LED, sebagian besar dirasakan kurang terang oleh pengguna mobil, hal ini menjadi peluang juga bagi para pemain lampu aftermarket,” ujar Andre kepada GridOto.com belum lama ini.
Andre menjelaskan, peluang pasar lampu aftermarket ke depan akan banyak bergerak di beberapa segmen produk yang menawarkan pencahayaan lebih optimal.
“Peluang pasar ke depannya lebih ke arah BiLED foglamp, Matrix LED untuk headlamp, dan lampu sorot tambahan atau lampu tembak,” jelasnya.
Selain itu, produk upgrade yang pemasangannya praktis juga diprediksi masih diminati oleh konsumen.
“Kemudian disusul oleh Mini Projie H4 dan BiLED headlamp dengan harga yang semakin kompetitif,” tambah Andre.
Baca Juga: Autovision Ungkap Tren Lampu, Ini Produk Paling Laris di Mobil dan Motor