Ngantuk saat Mudik, Suzuki Fronx SGX Punya Fitur yang Bisa 'Ikut Ngerem' Jika Ada Risiko Tabrakan

M. Adam Samudra - Sabtu, 14 Maret 2026 | 11:30 WIB

Suzuki Fronx SGX Punya Fitur yang Bisa “Ikut Ngerem” Kalau Ada Risiko Tabrakan

GridOto.com - Rasa lelah, kantuk, hingga turunnya konsentrasi menjadi salah satu tantangan yang sering dihadapi pengemudi saat melakukan perjalanan mudik.

Kondisi tersebut bisa muncul kapan saja, terutama ketika durasi mengemudi terlalu lama atau saat menghadapi kemacetan panjang di jalan.

Situasi seperti ini berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan jika tidak diantisipasi dengan baik.

Karena itu, kehadiran teknologi keselamatan pada kendaraan menjadi salah satu faktor penting untuk membantu pengemudi tetap aman selama perjalanan.

Salah satu teknologi yang ditawarkan adalah fitur Dual Sensor Brake Support II (DSBS II) yang tersedia pada Suzuki Fronx varian SGX.

Fitur ini merupakan bagian dari sistem keselamatan aktif Suzuki Safety Support yang dirancang untuk membantu pengemudi mengantisipasi potensi tabrakan di depan kendaraan.

Head of Marketing 4W PT Suzuki Indomobil Sales, Yulius Purwanto mengatakan, kondisi lalu lintas saat musim mudik sering berubah secara tiba-tiba sehingga pengemudi membutuhkan bantuan sistem keselamatan yang responsif.

“Saat mudik, kondisi di jalan sering berubah mendadak, seperti kendaraan di depan yang melakukan pengereman tiba-tiba. Fitur Suzuki Safety Support melalui DSBS II hadir untuk memberi peringatan dan bantuan pengereman otomatis, sehingga pengemudi punya waktu lebih untuk bereaksi dan menghindari tabrakan,” ujar Yulius melalui keteranganya, Sabtu (14/3/2026).

Teknologi DSBS II bekerja dengan menggabungkan dua sensor, yaitu kamera monokular dan radar gelombang milimeter.

Baca Juga: Suzuki e-Vitara Mau Mulai Handover, SUV Listrik Pertama Suzuki Segera Sampai ke Konsumen

Kombinasi kedua sensor tersebut memungkinkan sistem memantau kondisi jalan di depan secara terus menerus, membaca jarak kendaraan secara lebih akurat, serta mendeteksi objek seperti kendaraan lain maupun pejalan kaki.

“Teknologi DSBS II pada Suzuki Fronx SGX mengintegrasikan Monocular Camera dan Millimeter Wave Radar. Sinergi keduanya memungkinkan sistem memantau kondisi jalan di depan secara kontinu, membaca jarak secara akurat, serta mendeteksi objek seperti kendaraan lain maupun pejalan kaki,” jelasnya.

Ia menambahkan, kemampuan sensor tersebut juga dirancang tetap bekerja optimal dalam kondisi berkendara malam hari maupun saat hujan.

Dalam operasionalnya, sistem DSBS II memiliki beberapa tahapan perlindungan.

Tahap pertama adalah Forward Collision Warning yang memberikan peringatan visual dan suara saat sistem mendeteksi potensi benturan di depan kendaraan.

Jika respons pengemudi dinilai kurang memadai, sistem akan masuk ke tahap Forward Collision Damage Mitigation Brake Assist dengan memberikan tambahan tekanan pada pengereman.

Baca Juga: Chery Siapkan 22 Bengkel Siaga Mudik Lebaran 2026, Ada Diskon Servis hingga 30 Persen

Selanjutnya, ketika risiko tabrakan semakin tinggi, fitur Collision Damage Mitigation Braking dapat mengaktifkan pengereman otomatis untuk membantu menghindari tabrakan atau meminimalkan dampaknya.

Meski demikian, Suzuki menegaskan bahwa teknologi tersebut hanya berfungsi sebagai sistem bantuan pengemudi, bukan pengganti kewaspadaan saat berkendara.

“Mudik aman bukanlah tentang siapa yang tercepat, melainkan siapa yang sampai di tujuan dengan selamat. Kami menghimbau pelanggan untuk mengoptimalkan fitur keselamatan yang ada sebagai asisten berkendara, sambil tetap menjaga fokus, kondisi fisik yang prima, serta mematuhi aturan lalu lintas,” tutup Yulius.

YANG LAINNYA