GridOto.com - Sistem pengereman mobil untuk membantu memperlambat dan mengendalikan laju kendaraan.
Pengereman yang baik membuat mobil lebih mudah dikontrol dan menciptakan keamanan dan kenyamanan saat mengemudi.
Pengereman juga harus dilakukan perawatan dan pengecekan berkala idealnya tiap 10.000 kilometer sekali atau setidaknya tiap 6 bulan.
Rem memanfaatkan tekanan minyak rem atau hidraulis untuk menekan kampas rem yang menjepit piringan cakram.
Tahapan pengecekan pengereman kita wajib tahu untuk memastikan kondisi rem dalam keadaan baik.
Baca Juga: Minyak Rem Mobil Berubah Warna, Segera Lakukan Hal ini Biar Aman
"Poin pengecekan rem itu pertama harus cek kondisi fluida atau minyak rem di tabung reservoir, apakah berkurang jauh atau bahkan warnanya sudah berubah keruh," buka Apre dari bengkel AP Speed di Jl. Hankam, Bekasi.
Minyak rem yang sudah menunjukkan warna keruh ini kita harus kuras dan ganti dengan yang baru.
Poin selanjutnya yakni pengecekan kampas rem, piringan cakram sampai kaliper.
Pastikan ketebalan kampas rem pada batas aman dan tidak terlalu tipis.
"Kalau tebal sepatu kampas rem sudah sisa 3 mm atau bahkan kurang cepat-cepat ganti baru deh," terangnya.
Baca Juga: Pedal Rem Mobil Diinjak Terasa Dalam, Lakukan Ini Biar Kembali Nomal
Demikian juga dengan piringan cakram, kalau sudah berkurang sampai 3 mm lebih baiknya dilakukan bubut atau ganti dengan yang baru.
Piringan cakram yang terlalu tipis menyebabkan berkurangnya gaya pengereman dan berakibat rem jadi panas.
Bersihkan juga kaliper rem dari residu debu yang menempel agar kinerja kaliper enggak macet.