GridOto.com - Suzuki menegaskan bahwa kiprah kendaraan niaganya di Indonesia bukan pemain baru.
Sejak pertama kali hadir lewat pikap Carry pada 1976, model ini sudah menjadi tulang punggung banyak pelaku usaha di berbagai sektor.
Deputy Managing Director Sales and Marketing 4W Suzuki Indomobil Sales, Dony Ismi Himawan Saputra mengatakan perjalanan panjang itu membuat produk Carry semakin dipercaya oleh para pengusaha di Tanah Air.
“Kami masuk di Indonesia ini kan pakai kendaraan niaga kami dari tahun 1976 pikap Carry, jadi kami sudah lebih dari 50 tahun ada di Indonesia,” ujar Dony di Jakarta Pusat, Rabu (11/3/2026).
Menurutnya, para pelaku usaha sudah memahami keunggulan yang ditawarkan Suzuki New Carry.
Hal itu mencakup daya angkut, ketangguhan mesin hingga efisiensi bahan bakar yang sudah teruji di berbagai kondisi operasional.
Ia menyebut reputasi tersebut juga didukung oleh layanan purnajual yang luas, sehingga membuat kendaraan niaga Suzuki tetap menjadi pilihan banyak pelaku usaha.
Dony menjelaskan, saat ini New Carry masih menggunakan sistem penggerak roda belakang 4x2.
Meski begitu, menurutnya konfigurasi tersebut sudah terbukti mampu mengakomodir beragam karakter penggunaan kendaraan komersial di Indonesia.
Baca Juga: Suzuki e-Vitara Mau Mulai Handover, SUV Listrik Pertama Suzuki Segera Sampai ke Konsumen
“Sejarah sudah membuktikan bahwa dengan penggerak tersebut kehadiran New Carry mampu mengakomodir berbagai karakter penggunaan kendaraan komersial,” jelasnya.
Lebih lanjut, Dony memaparkan bahwa New Carry telah digunakan di banyak sektor usaha mulai dari perkebunan, pertanian, perdagangan hingga jasa. Penggunaannya bahkan tersebar luas di seluruh wilayah Indonesia.
“Kalau dilihat bahwa New Carry banyak dipergunakan di perkebunan, pertanian, perdagangan, jasa dan sebagainya, baik dari Sabang sampai Merauke,” tambahnya.
Meski demikian, Suzuki membuka peluang apabila ada kebutuhan kendaraan niaga dengan spesifikasi berbeda.
Menurut Dony, pihaknya siap menyesuaikan apabila ada permintaan kendaraan dengan spesifikasi 4x2 dari pihak tertentu, termasuk untuk kebutuhan operasional skala besar.
“Akan tetapi apabila pihak Agrinas membutuhkan dan membuka kesempatan bagi kendaraan spesifikasi 4x2, kami terbuka dan siap melayani sesuai dengan kapasitas produksi yang tersedia di kami,” pungkasnya.