GridOto.com - Belakangan ini dunia otomotif global dihebohkan dengan kabar bahwa Toyota Starlet bakal kembali mengaspal di jalanan.
Melansir dari Media Response, world premiere dari Starlet baru diperkirakan akan dilakukan sekitar musim gugur (September-November) tahun 2027 di Jepang.
Secara global, Starlet generasi pertama dirilis pada tahun 1973, dan model generasi kelima yang merupakan generasi terakhir dirilis pada tahun 1996 dan produksinya berakhir pada tahun 1999.
Namanya tidak terdengar selama 26 tahun berikutnya, tetapi sempat direncanakan muncul lagi sebagai penerus Toyota Passo dan Daihatsu Boon yang berhenti diproduksi pada 2023.
Pengembangan model penerus Passo/Boon di Negeri Sakura tersebut pada awalnya direncanakan untuk dipimpin oleh Daihatsu.
Namun tampaknya hal ini dihentikan akibat skandal kecurangan Daihatsu dalam pengajuan sertifikasinya yang sempat menggegerkan dunia ototmotif beberapa waktu lalu.
Sebagai gantinya, Toyota akan mengembangkan mobil tersebut secara mandiri dan memberikan nama "Starlet" pada model baru ini.
Starlet baru diperkirakan akan memiliki versi GR (Gazoo Racing) yang saat ini menarik banyak perhatian konsumen pencinta tampilan sporty.
Baca Juga: Toyota Sedang Siapkan Hot Hatch Baru, Nama GR Starlet Kesebut
Model generasi berikutnya ini akan menggunakan platform TNGA (Toyota New Global Architecture), menggantikan DNGA (Daihatsu New Global Architecture).
Perkiraan dimensi bodinya adalah panjang 3.670 mm, lebar 1.665 mm, dan tinggi 1.525 mm, menjadikannya 20 mm lebih panjang dari Passo dan 270 mm lebih pendek dari Yaris.
Renderan prediksi desain untuk model dasar Starlet baru ini menampilkan desain hammerhead (kepala palu) yang mengandalkan garis lurus pada lampu depan.
Lalu gril bawah berpotongan tegas yang membentang di seluruh lebar mobil, serta palang bawah (underbar) tebal terintegrasi.
Bagian sampingnya menampilkan ruang roda (wheel wells/fender) yang lebar, menciptakan kesan ketangguhan ala SUV.
Bicara spek, untuk tipe dasar diperkirakan menggunakan mesin 1.0L 3-silinder dengan tenaga maksimum 70 PS, tetapi varian hybrid dengan motor listrik juga diperkirakan akan hadir.
Sementara itu, varian GR akan dibekali dengan mesin turbo 1.3 liter tiga silinder segaris yang baru dikembangkan, dengan tenaga maksimum lebih dari 150 PS.
Toyota Yaris baru ini diperkiraan dijual di angka 1,3 juta yen (sekitar Rp 135 jutaan) untuk model dasar.
Lalu tipe hybrid dibanderol 1,9 juta yen (Rp 203 jutaan), dan 2,6 juta yen (Rp 279 jutaan) untuk varian GR.