Agrinas Pecaya Diri, Yakin Suku Cadang Mobil India Mahindra dan Tata Tersedia

Irsyaad W - Jumat, 27 Februari 2026 | 10:30 WIB

Mahindra Scorpio Pikap dan Tata Yodha yang akan dibeli PT Agrinas Pangan Nusantara sebanyak 105.000 unit untuk Koperasi Merah Putih

GridOto.com - PT Agrinas Pangan Nusantara percaya diri dengan layanan aftersales mobil India.

Mereka yakin suku cadang mobil India Mahindra Scorpio, Tata Yodha dan Tata Ultra T.7 akan tersedia di Indonesia.

Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo De Sousa Mota memastikan, dua prinsipal besar yakni Tata Motors dan Mahindra telah memiliki komitmen kuat menyiapkan ekosistem purnajual di Indonesia.

"Saya melihat bahwa dengan kehadiran Tata dan Mahindra di mana mereka adalah dua industri yang cukup tangguh, cukup besar di dunia pada sekarang-sekarang ini," ujar Joao di Jakarta, (24/2/26) melansir Kompas.com.

"Dan menjual jual mobil itu selalu didahului oleh suplai suku cadang, dan kemudian dilanjutkan dengan persiapan untuk membuka bengkel-bengkel di seluruh tempat di mana populasi mereka akan beredar," tuturnya.

"Selain itu juga menyediakan dealer-dealer untuk menjual mobilnya selanjutnya ke depan gitu," ujar Joao.

Menurutnya, pola bisnis global industri otomotif selalu dimulai dari kesiapan pasokan spare part, lalu diikuti pembangunan jaringan bengkel dan dealer.

Baca Juga: Kelit Agrinas Beli 105.000 Mobil India, Senggol Merek Jepang dan China Sampai Sudah DP 30 Persen

tatamotors.com
Tata Yodha Pick Up

Artinya, sebelum kendaraan dipasarkan secara luas, dukungan layanan purnajual sudah lebih dulu disiapkan agar konsumen tidak kesulitan dalam perawatan maupun perbaikan.

Joao juga mengungkapkan dalam kontrak kerja sama dengan merek-merek India ini, terdapat komitmen investasi jangka menengah.

"Dan rencananya di dalam kontrak khususnya dengan Mahindra selain menyiapkan bengkel-bengkel, menyiapkan dealer-dealer, mereka juga sudah sepakat mungkin bisa saya tunjukkan nanti bahwa pada 2027 atau sampai 2028 harus membangun pabrik di Indonesia," ucap yakin Joao.

"Kemudian untuk Tata sendiri akan membuka pabrik di Indonesia 2029. Nah, dengan begitu harapan saya dengan ada pilihan yang lebih banyak, masyarakat Indonesia diberikan pilihan untuk dapat memilih dan membayar produk-produk mobil sesuai dengan yang lebih kompetitif dan harga yang lebih fair bagi mereka," ujarnya.

Komitmen pembangunan pabrik tersebut dinilai menjadi sinyal keseriusan kedua pabrikan India itu dalam membangun basis produksi sekaligus distribusi komponen di dalam negeri.

Dengan adanya fasilitas perakitan atau produksi lokal, ketersediaan spare part diyakini akan semakin terjamin, sekaligus berpotensi menekan harga komponen.

YANG LAINNYA