Perkumpulan Industri Komponen Dalam Negeri Kecewa Pemerintah Impor Kendaraan Niaga

Hendra - Selasa, 24 Februari 2026 | 08:25 WIB

Mahindra Scorpio Pikap dan Tata Yodha yang akan dibeli PT Agrinas Pangan Nusantara sebanyak 105.000 unit untuk Koperasi Merah Putih

GridOto.com- Perkumpulan Industri Kecil dan Menengah Komponen Otomotif (PIKKO) menyatakan kecewa terhadap keinginan impor 105 kendaraan niaga. 

Kendaraan ini diimpor untuk memenuhi kebutuhan operasional Koperasi
Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

Saat ini PIKKO beranggotakan 110 Industri Kecil dan Menengah (IKM) yang memproduksi komponen otomotif berbahan dasar metal, plastic rubber dan nonwoven insulation, karpet serta mould and dies.

"Kami ini bagian ekosistem dari OEM dan tier 1 untuk kendaraan roda dua dan roda empat atau lebih," jelas Rosalina Faried, Ketua PIKKO. 

Menurut Rosalina, Dengan utilisasi produksi saat ini di angka 60-70% tentunya
dampak impor kendaraan utuh tidak hanya dirasakan pabrikan.

Tetapi juga pada 6.000 tenaga kerja di sepanjang rantai pasok industri komponen otomotif.

"Langkah impor ini akan menimbulkan disrupsi pada keberlangsungan ekosistem industri otomotif nasional," tegas Rosalina.

Baca Juga: Terkait Impor Mobil, GAIKINDO Ungkap Mampu Produksi 400 Ribu Pick-up

Menurutnya, dengan rencana impor kendaraan operasional ini harusnya menjadi ceruk bisnis yang dapat diambil industri komponen otomotif lokal.

"Anggota PIKKO dalam hal ini mampu membuat untuk kendaraan operasional tersebut," sebutnya.

Pihaknya memahami kebutuhan alat angkut berupa kendaraan pick-up saat ini sangat mendesak, tetapi pengadaannya tetap mengutamakan penggunaan produksi dalam negeri.

"Mengingat kemampuan industri otomotif dan komponen otomotif dalam negeri sudah sangat mumpuni untuk memenuhi kebutuhan tersebut," bilangnya.

Ia menyampaikan kekhawatirannya bila hal tersebut dapat memberikan dampak ekonomi yang tidak bagus terhadap keberlangsungan ekosistem industri otomotif.

Saat ini ungkapnya, di tengah situasi industri otomotif nasional yang masih lesu,
harapan dari PIKKO supaya adanya perhatian dari Pemerintah melalui Kementerian Perindustrian untuk melakukan pembatasan jumlah kendaraan yang diimpor dari India.

"Serta memberikan kesempatan kepada produsen lokal kendaraan bermotor menjadi pemasok kebutuhan kendaraan operasional KDKMP.

YANG LAINNYA