Pasang Open Filter di Mobil, Perlukah Reset ECU? Ini Penjelasannya

Fahmy Fauzy Muhammad - Rabu, 25 Februari 2026 | 17:00 WIB

Pasang Open Filter di Mobil, Perlukah Reset ECU? Ini Penjelasannya

GridOto.com- Memasang open filter pada mobil modern dengan sistem injeksi tidak sekadar plug and play (PNP), karena idealnya perlu diikuti dengan reset ECU.

Tanpa reset, mobil memang tetap bisa berjalan, namun adaptasi sistem terhadap perubahan aliran udara menjadi tidak optimal.

Open filter memungkinkan udara masuk lebih banyak dibanding filter standar, sehingga rasio campuran udara dan bahan bakar perlu disesuaikan ulang.

“Reset ECU itu penting supaya sistem cepat menyesuaikan sama volume udara yang lebih besar dari open filter,” ujar Wiwiek, pemilik bengkel Mandala di Kiaracondong, Bandung.

Langkah ini membantu ECU mempelajari ulang parameter pembakaran agar performa mesin tetap optimal.

Ilustrasi remap ECU mobil

Baca Juga: Jangan Senang Dulu, Ini Kekurangan Open Filter di Mobil Diesel

Selain itu, reset juga berfungsi untuk kalibrasi ulang pembacaan sensor seperti Mass Air Flow (MAF) atau Manifold Absolute Presure (MAP) agar lebih akurat.

Jika tidak dilakukan, ECU akan tetap menggunakan data lama yang dirancang untuk aliran udara terbatas dari filter standar.

Kondisi tersebut bisa memicu gejala seperti tarikan terasa berat atau mesin brebet pada kondisi tertentu.

YANG LAINNYA