Persiapan Perjalanan Jauh, Sebaiknya Cek Dulu Kondisi Fan Belt

Ryan Fasha - Senin, 23 Februari 2026 | 19:00 WIB

Ilustrasi fan belt mobil

GridOtop.com - Mempersiapkan mobil untuk dipakai perjalanan jauh harus dimulai dari sekarang.

Perjalanan yang jauh dan mungkin juga terjadi kemacetan enggak ada alasan komponen seperti fan belt mengalami masalah.

Fan belt bertugas menggerakkan komponen lainnya seperti kompresor AC, power steering hidraulis, water pump, dan beberapa komponen lainnya.

Komponen yang terbuat dari karet ini bisa mengalami kerusakan dan butuh penggantian.

Secara umur pakai, fan belt ini bisa digunakan sekitar 40.000-50.000 kilometer.

Ryan/Gridoto.com
gunakan fan belt yang sudah teruji kualitasnya

Baca Juga: Jelang Liburan Akhir Tahun, Ini Biaya Ganti Fan Belt Pajero Sport

"Ya kalau mau melakukan perjalanan jauh sih baiknya diganti dengan yang baru kalau dirasa umur pakainya sudah hampir 40.000 kilometer," buka Andy dari bengkel Honda Clinic di Pondok Kopi, Jakarta Timur.

"Jangan sampai hanya karena enggak diganti bisa putus di tengah jalan dan merusak banyak komponen lainnya," terangnya.

Fan belt yang mengalami kerusakan ini bisa kok dilihat langsung secara visual.

Karet fan belt yang mulai bermasalah ini akan terlihat ada retak-retak halus dan sudah agak kaku.

Hal ini wajar karena karet fan belt mengalami kerusakan dan kehilangan elastisitasnya.

Angga Raditya
Ilustrasi. Ganti fan belt baru sebaiknya sekalian dengan tensioner

Baca Juga: Banyak yang Acuh, Begini Tanda Kalau Fan Belt Mobil Mulai Rusak

Jika sudah terlalu parah maka bisa muncul bunyi-bunyi akibat fan belt yang mulai mengalami slip.

"Kalau dengar bunyi berdecit saat mobil mulai berjalan, ya ini suara fan belt yang slip," beber Andy.

Bunyi slip ini juga menandakan bahwasanya fan belt mulai mengalami kerusakan.

YANG LAINNYA