“Memastikan tekanan angin sesuai rekomendasi pabrikan dan memantau kedalaman tapak ban dapat secara signifikan meningkatkan keselamatan, terutama saat kendaraan membawa beban lebih banyak selama perjalanan mudik,” jelas Alfons.
Ia menambahkan, tekanan angin yang tidak sesuai bukan hanya memengaruhi daya cengkeram, tetapi juga bisa membuat konsumsi bahan bakar menjadi lebih boros.
Selain itu, kedalaman tapak ban yang sudah menipis akan mengurangi kemampuan membuang air saat hujan, sehingga meningkatkan risiko tergelincir.
Alfons juga mengingatkan pentingnya memilih ban dengan spesifikasi yang tepat, termasuk memperhatikan desain tapak, struktur ban, serta kualitas material yang digunakan.
Kombinasi tersebut berperan dalam menjaga stabilitas kendaraan, khususnya ketika menghadapi kondisi jalan yang beragam selama perjalanan jarak jauh.
Sebagai bagian dari Michelin Group, Michelin bersama BFGoodrich dan Corsa menghadirkan beragam pilihan ban untuk roda empat maupun roda dua.
Di segmen mobil penumpang, tersedia Michelin Primacy 5 serta produk lokal seperti BFGoodrich Advantage Touring dan BFGoodrich Phenom yang dirancang untuk memberikan ketahanan, kenyamanan, serta performa andal dalam penggunaan harian maupun perjalanan jauh.
Sementara untuk motor, Michelin menghadirkan lini City Grip 2 yang dirancang memberikan stabilitas dan daya cengkeram optimal di berbagai kondisi jalan.
Brand Corsa juga menawarkan Corsa Platinum XT3 dan CT 23 yang dikembangkan untuk menunjang rasa percaya diri pengendara dalam beragam situasi berkendara.
Seluruh produk tersebut dikembangkan dengan standar kualitas global Michelin Group dan disesuaikan dengan kebutuhan serta karakter jalan di Indonesia.
“Momentum Ramadan dan Lebaran adalah waktu untuk berkumpul bersama keluarga. Kami ingin setiap perjalanan menuju momen kebersamaan tersebut dapat berlangsung dengan aman, nyaman, dan penuh ketenangan,” tutup Ichayut.