GridOto.com - Motor matik disebut masih menjadi kontributor terbesar pasar lampu aftermarket di awal 2026.
Merek lampu aftermarket DuroMoto mencatat, permintaan dari pengguna skutik mendominasi penjualan, seiring tren peningkatan pasar dibanding tahun lalu.
Segmen ini dinilai paling berkembang, terutama untuk kebutuhan lampu tambahan LED atau yang biasa disebut mini laser.
Tingginya populasi motor matik di Indonesia serta karakter pemakaian harian membuat pemiliknya cenderung melakukan upgrade pencahayaan demi visibilitas dan keselamatan.
“Segmen paling berkembang itu di motor matic dan motor adventure,” buka Denny Hartono, Chief Executive Officer PT Duromoto Jaya Indonesia kepada GridOto.com, Jumat (20/2/2026).
Kondisi ini sekaligus menjadi sinyal pemulihan pasar. Sepanjang 2025, penjualan sempat mengalami penurunan dibanding 2024. Namun memasuki awal 2026, tren mulai membaik.
“Tahun 2025 tren penjualan sempat menurun bila dibandingkan dengan 2024. Namun di awal tahun 2026 ini ada peningkatan bila dibandingkan dengan 2025 dan diharapkan akan meningkat terus hingga akhir tahun 2026,” jelasnya.
Untuk mendukung permintaan tersebut, lini produk DuroMoto saat ini berfokus pada lampu tambahan LED dan klakson.
Model yang paling banyak diminati di segmen motor matik adalah DuroMoto X3, sementara untuk motor adventure ada tipe X1ME.
Baca Juga: Osram Berkolaborasi Dengan Duromoto Hadirkan Dua Lampu Tembak Biled
Di sektor klakson, DuroMoto DM01 tipe snail horn juga menjadi salah satu produk andalan.
“Line up produk DuroMoto saat ini ada di lampu tambahan (LED) atau mini laser dan klakson. Produk yang paling banyak diminati tipe DuroMoto X3 di kelas matic dan X1ME di kelas adventure, serta DuroMoto DM01 (snail horn),” paparnya.
Meski produk lampu dan klakson tersebut sebenarnya bisa diaplikasikan ke mobil, jaringan dan pengembangan pasar DuroMoto saat ini memang lebih fokus ke roda dua.
“Untuk lampu dan klakson dari DuroMoto sebenarnya bisa digunakan tidak hanya untuk motor, tapi juga mobil. Namun jaringan DuroMoto lebih fokus pada segmen motor karena saya pribadi memang sukanya touring menggunakan motor, jadi lebih mendalami market motor,” ungkapnya.
Dari sisi harga, lampu DuroMoto dipasarkan mulai Rp 500 ribu hingga Rp 1,5 juta untuk satu set (sepasang) lampu, belum termasuk perangkat pendukung seperti saklar dan relay set (wire harness) khusus motor. Produk klakson juga tersedia sebagai pelengkap upgrade.
Di tengah maraknya merek baru yang bermunculan, tantangan terbesar bukan sekadar persaingan harga, melainkan konsistensi layanan purnajual.
“Tantangan terbesar saya sampai saat ini adalah konsisten dalam menangani aftersales. Karena ketika kita membeli suatu produk elektronik, yang kita beli tidak hanya kualitas produknya, tetapi juga aftersales-nya,” tegasnya.
Ia bahkan mencantumkan nomor ponsel pribadinya di kartu garansi setiap produk sebagai bentuk komitmen layanan cepat kepada konsumen.
“Sebagai konsumen, kita ingin bila ada kendala pada produk, dapat dilayani dengan fast respon dan diselesaikan secepat mungkin. Karena itu nomor HP saya saya lampirkan di kartu garansi agar bila terjadi kendala bisa saya handle dan memberikan keputusan secepatnya,” tutupnya.