Heboh Impor 105 Ribu Pikap Buat Kopdes, Mendag Bilang Begini

Ferdian - Sabtu, 21 Februari 2026 | 10:40 WIB

Ilustrasi Mahindra Scorpio Pik Up varian single cabin

CEO Otomotif Mahindra & Mahindra Ltd, Nalinikanth Gollagunta mengatakan pihaknya menyambut kerja sama dengan Agrinas untuk menopang kegiatan logistik Kopdes Merah Putih.

“Volume yang dikomitmenkan untuk kemitraan ini akan secara signifikan meningkatkan Operasi Internasional kami, menambah volume ekspor total kami yang dicapai pada tahun fiskal 2025,” kata Nalinikanth dalam keterangan resmi 4 Februari lalu.

Sementara itu, Tata Motors menerima 70.000 pesanan dari Agrinas untuk mendukung kegiatan logistik Kopdes Merah Putih.

Sebanyak 35.000 unit terdiri berupa pikap Yodha dan 35.000 lainnya jenis truk, Ultra T.7.

“Tata Yodha dan Ultra T.7 dirancang untuk kinerja berkelanjutan, waktu operasional tinggi, dan ekonomi operasional yang efisien,” kata Direktur Distribusi Tata Motors Indonesia, Asif Shamim.

Baca Juga: Peduli Bencana Sumatera, RMA Indonesia dan Agrinas Pangan Nusantara Sumbang Empat Mahindra Scorpio

Kegiatan importasi 105.000 pikap itu kemudian disindir Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita.

Sebagai menteri yang bertanggung jawab atas industri dalam negeri, Agus menegaskan pabrik otomotif dalam negeri mampu memproduksi pikap.

Kualitas pikap dalam negeri bahkan bisa bersaing dengan produk luar negeri dan telah diterima masyarakat luas untuk kegiatan niaga.

“Apabila seluruh kebutuhan kendaraan pikap dipenuhi melalui impor, maka nilai tambah ekonomi dan penyerapan tenaga kerja akan dinikmati oleh industri di luar negeri,” kata Agus dalam keterangan resmi, Kamis (19/2/2026).

YANG LAINNYA