Sering Kehujanan Jangan Cuek, Ini 7 Hal yang Harus Dilakukan Biar Motor Nggak Rewel

Dida Argadea - Jumat, 20 Februari 2026 | 18:00 WIB

Ilustrasi nerkendara saat hujan

Setelah kehujanan, segera cuci motor dengan air bersih untuk menghilangkan lumpur dan sisa asam, lalu keringkan untuk mencegah bercak air (water spot) maupun karat.

Periksa dan Lumasi Rantai (Motor Sport dan Bebek)

Air hujan dapat melunturkan pelumas rantai sehingga rantai menjadi kering dan mudah berkarat.

Bersihkan rantai secara rutin dan gunakan pelumas yang sesuai, seperti oli SAE 80–90, agar rantai dan gear tetap awet serta tarikan motor tetap ringan.

Bersihkan Area CVT (Motor Matic)

Debu dan air yang masuk ke area CVT dapat menyebabkan belt selip dan menimbulkan bunyi berdecit.

Pastikan lubang pembuangan air pada cover crankcase CVT tidak tersumbat agar air tidak mengendap di dalamnya.

Cek Kondisi dan Tekanan Ban

Jalanan basah cenderung licin, pastikan alur ban (tread) masih tebal agar mampu membuang air dengan baik.

Jaga tekanan angin sesuai standar pada buku manual Honda agar traksi ban terhadap aspal tetap maksimal.

Pastikan Sistem Pengereman Optimal

Rem dapat terasa kurang pakem saat basah.

Bersihkan piringan cakram dan kampas rem dari pasir atau kotoran yang menempel untuk mencegah kerusakan serta menjaga performa pengereman tetap optimal.

Perhatikan Sistem Kelistrikan

Pastikan seluruh lampu berfungsi dengan baik dan busi dalam kondisi kering.

Hindari menyemprotkan air bertekanan tinggi ke komponen kelistrikan seperti kabel, lampu, speedometer, dan soket kabel agar tidak terjadi korsleting atau kerusakan.

Lakukan Servis Rutin

Lakukan pemeriksaan menyeluruh secara berkala di bengkel resmi seperti AHASS untuk motor Honda, untuk memastikan seluruh komponen dan fitur sepeda motor tetap dalam kondisi terbaik.

Manfaatkan layanan booking service atau layanan servis kunjung agar mendapatkan perawatan tanpa perlu antre, sehingga motor selalu siap digunakan dalam berbagai kondisi cuaca.

YANG LAINNYA