Mengenal Program Si Cadiak Pertamina Patra Niaga, Kelola Limbah Jadi Kompos, Bioetanol Sampai Parfum

Irsyaad W - Rabu, 18 Februari 2026 | 17:46 WIB

Program Si Cadiak Pertamina Patra Niaga di Nagari Padang Toboh, Sumatera Barat.

Baca Juga: Pertamina Boyong Sean Gelael ke IIMS 2026, Siap Tampil di Le Mans 24 Jam!

Melalui Si Cadiak, limbah pertanian diposisikan sebagai sumber daya yang dapat dimanfaatkan secara produktif.

Jerami dan kotoran ternak diolah dengan pendekatan eco-inovasi untuk menghasilkan berbagai produk bernilai ekonomi sekaligus mendukung praktik pertanian berkelanjutan.

Program ini juga dirancang untuk mengurangi praktik pembakaran terbuka jerami, yang selama ini menjadi salah satu sumber emisi dan polusi udara di wilayah pertanian.

Dalam implementasinya, Si Cadiak mengolah sekitar 894 ton jerami per tahun dan 864 ton kotoran ternak.

Limbah tersebut kemudian dimanfaatkan menjadi kompos, bioetanol serta produk turunan lainnya, termasuk parfum jerami ramah lingkungan bernama Aruwa.

Selain itu, hasil pengelolaan limbah juga dimanfaatkan untuk mendukung Program Sawah Pokok Murah dan menghasilkan energi baru terbarukan melalui pembangkit listrik tenaga surya (PLTS).

Energi tersebut digunakan untuk mendukung operasional Learning Center UKASEMA, yang menjadi pusat pembelajaran masyarakat terkait pengelolaan limbah dan pengembangan ekonomi lokal.

Program ini dilaporkan memberikan dampak lingkungan dan ekonomi bagi masyarakat setempat.

Dari sisi lingkungan, pengolahan limbah pertanian dan peternakan melalui program ini berkontribusi pada penurunan emisi hingga 1.305 ton CO2e per tahun.

YANG LAINNYA