Kenalan dengan HEARTECT-e, Platform Khusus di Suzuki eVitara

Wisnu Andebar - Minggu, 15 Februari 2026 | 15:30 WIB

Deputy 4W Sales & Marketing Director SIS, Dony Saputra saat acara peluncuran eVitara

Dengan perhatian khusus pada konstruksi bodi dan tata letak komponen listrik, Suzuki mampu menekan bobot sekaligus meningkatkan efisiensi aerodinamika.

“Dengan memberikan perhatian khusus pada bagian tersebut, Suzuki dapat mewujudkan SUV listrik yang berbobot lebih ringan, aerodinamis, sekaligus memaksimalkan kekuatan bodi. Selain itu, Suzuki juga menekan kebisingan lewat peningkatan jumlah peredaman suara melalui teknik khusus,” tambahnya.

Platform baru ini juga memungkinkan pengemasan kabin lebih optimal.

Dalam dimensi panjang 4.275 mm, lebar 1.800 mm, dan tinggi 1.640 mm, HEARTECT-e mampu memaksimalkan wheelbase hingga 2.700 mm.

Hasilnya, proporsi bodi tetap ringkas di angka 4,3 meter, namun ruang kabin terasa lapang.

“Dengan memaksimalkan jarak sumbu roda 2,7 meter di dalam rangka ringkas 4,3 meter, kami telah menciptakan SUV yang lincah di lalu lintas perkotaan, namun tetap luas dan nyaman untuk perjalanan jauh,” ungkap Dony.

Formulasi tersebut juga berdampak pada pengendalian.

Ditopang ban 225/55 R18, eVitara memiliki radius putar minimum 5,8 meter, mendukung kelincahan saat bermanuver di area padat sekaligus menjaga stabilitas saat melaju di kecepatan tinggi.

Dirancang khusus untuk lanskap Indonesia yang beragam, HEARTECT-e menjadi fondasi penting bagi langkah awal Suzuki di segmen Battery Electric Vehicle (BEV).

Lebih dari sekadar platform baru, struktur ini menjadi penanda transformasi Suzuki dalam menghadirkan SUV listrik yang tidak hanya canggih, tetapi juga tetap relevan dengan kebutuhan konsumen Tanah Air.

YANG LAINNYA