Tren Perang Harga dan Bikin Varian Murah, Begini Komentar Mitsubishi

Naufal Shafly - Minggu, 15 Februari 2026 | 09:15 WIB

Mitsubishi Destinator dan Xforce 55th Anniversary Edition

GridOto.com – Di tengah ketatnya persaingan pasar otomotif nasional, sejumlah pabrikan memilih menurunkan harga atau menghadirkan varian lebih terjangkau demi menarik minat konsumen.

Namun, langkah tersebut rupanya bukan menjadi fokus utama bagi Mitsubishi Motors di Indonesia.

Direktur Sales & Marketing Division PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI), Irwan Kuncoro, menegaskan bahwa strategi harga bukan menjadi andalan utama Mitsubishi dalam menghadapi kompetisi.

“Di tengah persaingan, pricing memang salah satu strategi. Tapi untuk Mitsubishi itu bukan strategi utama,” ujarnya saat ditemui di ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026.

Ia menjelaskan, Mitsubishi tetap menghadirkan berbagai program penjualan untuk mempermudah konsumen dalam memiliki kendaraan.

Namun, bukan berarti perusahaan akan terjun dalam perang harga dengan memberikan diskon besar-besaran.

“Pricing strategi, terus kasih diskon besar-besaran, itu bukan strategi utama Mitsubishi. Kami lebih menekankan pada layanan selain produk,” lanjutnya.

Menurut Irwan, pendekatan ini sejalan dengan filosofi “passion to care” yang diusung Mitsubishi, yakni memberikan pengalaman layanan yang lebih baik dan berkesan kepada konsumen.

“Produk pasti penting, tapi key strategy kami adalah layanan. Bagaimana bisa melayani konsumen dengan lebih mengesankan,” jelasnya.

Baca Juga: Fitur Keamanan Canggih Ini Hadir di Mitsubishi Destinator dan XForce 55th Anniversary Edition

Lebih lanjut, Irwan juga mengungkapkan bahwa tren pembelian konsumen Mitsubishi justru didominasi oleh varian tertinggi.

Sebagai contoh pada model Mitsubishi Xpander, varian dengan fitur paling lengkap menjadi pilihan utama konsumen retail.

“Kecenderungannya, justru top varian yang lebih banyak demand-nya. Tapi varian bawah juga ada, terutama untuk fleet seperti perusahaan atau rental,” paparnya.

Ia menyebutkan, kontribusi varian bawah pada Xpander berkisar sekitar 20 persen, yang sebagian besar berasal dari segmen fleet.

Hal serupa juga terjadi pada model Mitsubishi Destinator, di mana varian entry level memiliki kontribusi sekitar 20 persen terhadap total penjualan.

Dengan kondisi tersebut, Mitsubishi tetap optimistis mempertahankan strategi yang berfokus pada kualitas layanan dan nilai produk, ketimbang sekadar bersaing lewat harga murah.

YANG LAINNYA