"Mohon maaf ibu klo cara sy salah dlm menegur. Ibu minta saya sopan dan ga teriak2. ..smntara ratusan kendaraan di belakang klakson tidak di dengar.
Maaf klo sy salah.. ibu HEBAT. Persimpangan RSUD," tulis Jenal Mutaqin.
Video itu pun viral di media sosial dan dikomentari oleh pemilik mobil.
Rupanya ia tak terima mobilnya diposting tanpa seizin dirinya.
Ia juga menjelaskan kronologi dirinya parkir di pinggir jalan.
"Hai min. Itu saya yg didalam mobil. Yg nyetir suami saya, saya di bangku depan.
Saya ijin jelaskan. Di gedung sebelah kiri itu ada kondangan saudara saya. Saya datang jam 12an, saya mau masuk ke dalam tapi tidak diperbolehkan masuk oleh tukang parkir.
Saya tanya parkir dimana? Katanya didepan situ saja bu, kebetulan ada 3 mobil yg parkir sebelum saya. Saya keluar sekitat 12.30 an atau 12.40 dan masuk mobil, suami saya menyalakan mobil, pasang seatbealt namun tiba2 mobil dipukul dari belakang," tulis akun @thapermata.
Ia pun murka dengan sikap Jenal yang menurutnya seperti jagoan.
Bahkan dirinya menyarankan kepada Wakil Wali Kota untuk tidak sombong.
"lalu teriak2.. Kami semua kaget ini siapa teriak2. Saya otomatis teriak, SABAR BAPAK ini mau jalan. Lalu dia makin marah dah pukul2 mobil.
Saya baru tau yg teriak2 itu ternyata wakil wali kota bogor. Kalau dilihat di postingan IG si bapak bang jago ini, dia minta maaf menegur secara salah dan bilang ibu Hebat. Iya saya sempat marah didalam dan memaki. Digaji pakai pajak saya jangan belagu," tulisnya lagi.
Ia juga protes mobilnya diviralkan tanpa seizin dirinya dan tidak ditutup pelat nomornya.
"Satu lagi, disitu terpampang jelas nomor mobil saya, dan apakah kalian sudah ijin ke saya untuk posting dan apakah kalian sudah tau historicalnya?
Memposting nomor kendaraan tanpa izin adl privacy dan bisa dilaporkan di UU ITE UU No.11/2008 dan turunannya," tandasnya.
Menurut dia, tidak selayaknya pemimpin daerah berlaku seperti itu.
"Terlepas dari apapun tujuan ybs, Seperti tidak ada adabnya kak. Teriak2 pukul mobil..," tulisnya.
Ia pun menjawab komentar netizen yang mengatakan kalau sebaiknya ia diam saja.
"Soalnya (menurut keyakinan saya) si pembantu itu gayanya sok preman. Hih," tulis dia.
"Eh, preman. Faktanya mantan sekuriti," tambahnya.