Laporan Utama: Ubah Cemas Jadi Emas ala Mitsubishi

Naufal Nur Aziz Effendi - Sabtu, 31 Januari 2026 | 20:30 WIB

Mitsubishi Destinator menjadi Car of The Year di ajang GridOto Award 2025

Kiprah Mitsubishi Destinator Langsung Jadi Car Of The Year 2025

GridOto.com - Mitsubishi Destinator belum lama ini dinobatkan sebagai Car of the Year di gelaran GridOto Award 2025, sebuah titel prestisius yang menandai pencapaian tertinggi sebuah model di industri otomotif nasional.

Gelar tersebut bukan sekadar simbol kemenangan, melainkan pengakuan atas kombinasi keunggulan produk, relevansi pasar, hingga value yang ditawarkan kepada konsumen Indonesia.

Namun, sebelum Destinator mencapai puncak kesuksesan tersebut, jalan yang dilalui PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) tidak sepenuhnya mulus.

Di balik peluncuran resminya, tersimpan kekhawatiran karena beberapa hal, terutama karena Destinator hadir di tengah perubahan tren industri otomotif yang mulai bergeser ke arah elektrifikasi. Sementara, model ini masih mengandalkan mesin pembakaran konvensional.

Kekhawatiran itu pernah diungkapkan oleh General Manager of Marketing Communication & Public Relations Division MMKSI, Intan Vidiasari, atau yang akrab disapa Mamabishi.

Ia menyoroti tantangan menghadirkan SUV keluarga premium bermesin ICE (Internal Combustion Engine) di saat konsumen mulai melirik teknologi hybrid dan elektrifikasi.

“Kenapa? Karena ini bukan hybrid. Dia (Destinator) masih ICE. Tapi dia punya karakterisktik Mitsubishi yang kita banggakan sampai 55 tahun. Bagaimana caranya supaya orang bisa percaya sama pengalaman dengan produk yang ditawarkan meski masih belum hybrid,” paparnya, Jumat (27/7/2025).

Tekanan itu semakin besar karena Destinator bermain di segmen yang relatif baru bagi Mitsubishi di Indonesia. Jika sebelumnya MPV menjadi pilihan utama keluarga, kini MMKSI mencoba mendobrak lewat konsep premium family SUV.

iday/gridoto
Intan Vidiasari. General Manager of Marketing Communication & PR Division PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI)

Baca Juga: Intip Mitsubishi Destinator di Negara Tetangga, Harganya Berapa Ya?

“Kalau dulu kami keluarin Xpander yakin, dalam masa kompetisi yang tidak sekuat sekarang, kami yakin banget Xpander akan menjadi game changer. Kalau sekarang kami mengeluarkan satu segmen baru yang belum ada, premium family SUV, yang biasanya family itu MPV. Jadi bagaimana caranya bisa menggebrak,” ulasnya. (Tim OTOMOTIF)

Alasan Jadi Car of The Year

Meski demikian, seluruh kekhawatiran tersebut justru terjawab lewat kualitas produk yang ditawarkan Mitsubishi Destinator.

Ada beberapa alasan mengapa SUV tujuh penumpang ini dinilai paling layak menyandang gelar Car of the Year GridOto Award 2025.

Secara desain dan dimensi, Destinator tampil sebagai SUV berpostur gagah dan proporsional. Dengan tinggi mendekati 1,8 meter dan panjang hampir 4,7 meter, sosoknya terlihat dominan di jalan raya.

Ground clearance setinggi 244 mm juga memberi fleksibilitas lebih saat harus melibas berbagai kondisi jalan, mulai dari aspal perkotaan hingga jalur tanah yang tidak rata.

Dari sisi performa, Mitsubishi Destinator dibekali mesin 4B40 berkapasitas 1.499 cc, 4 silinder turbo. Mesin ini mampu menghasilkan tenaga 161 dk dan torsi 250 Nm.

Dalam pengujian, Destinator mencatatkan akselerasi 0–100 km/jam dalam waktu 8,8 detik, angka yang tergolong impresif untuk SUV berukuran besar.

Menariknya, performa tersebut tetap diimbangi dengan efisiensi bahan bakar yang baik, yakni 13,9 km/l untuk rute dalam kota dan 19,2 km/l pada rute kombinasi.

Baca Juga: Semua Varian Mitsubishi Destinator Worth It, Rahasianya Ada Di Mesin

Keunggulan lain terletak pada aspek kenyamanan dan kepraktisan kabin. Dimensi bodi yang panjang berbuah ruang interior lega, termasuk di baris ketiga yang masih nyaman untuk penumpang dewasa.

Banyaknya kompartemen penyimpanan juga mendukung kebutuhan perjalanan jauh, menjadikan Destinator sebagai kendaraan yang ideal bagi keluarga penyuka road trip.

Urusan fitur, Destinator tampil sangat lengkap, khususnya pada varian tertingginya.

Sistem keselamatan aktif ADAS Diamond Sense hadir dengan beragam fungsi seperti Forward Collision Mitigation System, Adaptive Cruise Control, Rear Cross Traffic Alert, hingga Multi Around View Monitor.

Fitur ini dilengkapi Active Yaw Control serta enam airbags yang meningkatkan rasa aman selama berkendara.

Dari sisi kenyamanan dan kemudahan, Destinator menawarkan jok elektrik ergonomis, pintu bagasi elektrik, ambient light, hingga panoramic sunroof yang memberi kesan lapang di dalam kabin.

Tak ketinggalan, teknologi Mitsubishi Connect memungkinkan pemilik terhubung langsung dengan kendaraan melalui aplikasi My Mitsubishi Connect, mulai dari menyalakan AC jarak jauh, melacak kendaraan, hingga fitur keselamatan darurat.

Semua keunggulan tersebut ditawarkan dalam empat varian dengan rentang harga yang dinilai kompetitif. Varian GLS sebagai entry level dibanderol Rp 395 juta (OTR Jabodetabek), sementara varian flagship Ultimate Premium dijual Rp 505 juta.

Robby/GridOto.com
Kokpit Mitsubishi Destinator varian Ultimate Premium

Baca Juga: Mitsubishi Destinator Ultimate Sudah Dapat Banyak, Cek Nih Fiturnya

Penetapan harga ini juga menjadi salah satu kunci penerimaan positif pasar di tengah ketatnya persaingan dan perang harga.

Respons publik yang meriah dan apresiasi pasar akhirnya menjadi validasi atas seluruh usaha dan strategi MMKSI.

Kombinasi desain, performa, kenyamanan, fitur, serta harga yang seimbang membuat Mitsubishi Destinator tidak hanya sukses secara komersial, tetapi juga unggul secara substansi.

Dengan seluruh nilai lebih tersebut, Mitsubishi Destinator dinilai pantas menyandang gelar Car of the Year GridOto Award 2025, sekaligus menjadi bukti bahwa produk bermesin konvensional pun masih bisa tampil relevan, kompetitif, dan unggul di tengah gempuran tren elektrifikasi. (Naufal Shafly)

Penjualan Stabil

Sejak pertama kali meluncur di Indonesia pada pertengahan 2025, Mitsubishi Destinator mencatatkan performa penjualan yang menjanjikan.

Berdasarkan data wholesales Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO), SUV tujuh penumpang tersebut telah membukukan total penjualan 8.167 unit sepanjang periode Juli hingga November 2025.

Capaian tersebut menunjukkan penerimaan pasar yang cukup konsisten terhadap model terbaru Mitsubishi di segmen SUV keluarga.

Pada November 2025, penjualan wholesales Destinator tercatat 1.814 unit, meningkat tipis dibandingkan Oktober yang berada di angka 1.772 unit.

Baca Juga: Kompromi Terbaik, Mitsubishi Destinator Exceed Sudah Dapat Apa Saja?

Sejak bulan perdananya Juli 2025, Destinator mencatat penjualan 358 unit.

Angka tersebut melonjak pada Agustus menjadi 2.213 unit, sebelum sedikit terkoreksi pada September dengan 2.010 unit.

Memasuki Oktober dan November, penjualan cenderung bergerak stabil di kisaran 1.700-1.800 unit per bulan.

Ditinjau dari komposisi varian, kontribusi terbesar datang dari tipe Ultimate dengan total penjualan 3.438 unit.

Varian Ultimate Premium menyusul dengan 3.360 unit, sementara Exceed membukukan 1.083 unit dan GLS berada di angka 286 unit.

Performa Destinator turut berkontribusi terhadap kinerja penjualan Mitsubishi Motors di pasar domestik secara keseluruhan.

Sepanjang Januari hingga November 2025, wholesales Mitsubishi tercatat mencapai 63.918 unit, turun 2,78 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 65.743 unit.

Dengan capaian tersebut, Mitsubishi berada di peringkat ketiga penjualan mobil nasional hingga November 2025, dengan pangsa pasar sekitar 9 persen.

Penurunan penjualan Mitsubishi tersebut terbilang lebih rendah dibandingkan penurunan pasar otomotif nasional.

Trybowo Laksono/GridOto.com
Destinator menggunakan mesin 1.500 cc turbo

Baca Juga: Kupas Lagi Mitsubishi Destinator GLS, Termurah Tampangnya Ganteng!

Berdasarkan data GAIKINDO, total wholesales kendaraan nasional sepanjang Januari-November 2025 tercatat 710.084 unit, turun 9,65 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2024 yang mencapai 785.917 unit.

Kondisi ini menunjukkan bahwa kinerja penjualan Mitsubishi relatif lebih terjaga di tengah tekanan pasar, dengan Destinator menjadi salah satu model yang menopang stabilitas penjualan pabrikan asal Jepang tersebut sepanjang 2025. (Wisnu Andebar)

Sinyal Masuk Elektrifikasi

Meski tren elektrifikasi di Indonesia kini tengah meningkat pesat, tapi Mitsubishi Motors hingga saat ini belum meluncurkan kendaraan di segmen tersebut.

Sebenarnya, pabrikan berlogo tiga berlian tersebut pernah meluncurkan model elektrifikasi berjenis Plug-in Hybrid Electrical Vehicle (PHEV), yakni Outlander PHEV.

Namun, model tersebut tidak bertahan lama di pasar otomotif Tanah Air, yakni diluncurkan pada 2019 dan disuntik mati pada 2024.

Meski begitu, Mitsubishi Motors sempat memberikan sinyal bahwa mereka segera menyiapkan lini kendaraan hybrid untuk pasar Tanah Air.

Tapi, perusahaan menegaskan bahwa peluncuran model hybrid masih menunggu momentum yang tepat.

Hal tersebut disampaikan oleh Kazuto Azuma, Director of Product Service & Branding Strategy Division MMKSI di sela-sela ajang GridOto Award 2025.

Baca Juga: Mobil dan Smartphone Nyatu, Ini Keunggulan Mitsubishi Connect di Destinator

Azuma menyebut, secara teknologi Mitsubishi sebenarnya sudah sangat siap.

“Kami sudah siap. Seperti Anda tahu, Mitsubishi Motors punya teknologi hybrid di Thailand dan Jepang. Untuk tahun fiskal 2026, kami masih menunggu waktu yang tepat untuk memperkenalkan hybrid di Indonesia,” ujar Azuma kepada OTOMOTIF, Selasa (11/11/2025).

Saat ditanya model hybrid apa yang akan dijual di Indonesia, Azuma belum bisa memastikan. Namun ia menegaskan bahwa Mitsubishi sudah memiliki model hybrid yang siap dipasarkan.

Tim GridOto
Kazuto Azuma (kanan), Director of Product Service & Branding Strategy Division MMKSI, saat menerima penghargaan GridOto Award 2025 untuk Destinator

“Saya belum bisa memastikan. Tapi kalau melihat lineup di Thailand, sudah ada X-Force dan Xpander. Secara produk, modelnya sudah siap,” jelasnya.

Meski begitu, Mitsubishi Motors tetap berhati-hati sebelum mengambil langkah peluncuran. Menurut Azuma, peluncuran produk hybrid bukan hanya soal kesiapan pabrikan, tetapi juga kesiapan konsumen.

“Kami harus yakin bahwa konsumen juga siap menerima lineup hybrid kami. Untuk sekarang, fokus kami masih tetap pada produk yang sedang kami pasarkan,” ujarnya. (Naufal Shafly)

Artikel ini telah tayang di Tabloid OTOMOTIF edisi 33-XXXV 25 Desember 2025

YANG LAINNYA