Singkatnya ketika pengemudi menekan pedal gas, antara mesin merespons secara lambat atau kikuk dan tiba-tiba melontarkan tenaga besar.
Nah pada Mitsubishi Destinator, mesin 4B40 miliknya terasa kalem di perkotaan sepanjang indikator ECO menyala di instrumen digital.
Baca Juga: Kupas Lagi Mitsubishi Destinator GLS, Termurah Tampangnya Ganteng!
Transmisi CVT dan mapping mesin saat low speed membantu memberikan respons cukup untuk melaju dari kemacetan dengan tenang.
Namun ketika pengemudi membutuhkan tenaga ekstra untuk melaju sedikit lebih cepat, pengemudi cukup menekan gas sedikit lebih dalam dan mesin merespons.
Saat di jalanan perkotaan yang santai dan cenderung macet, Mitsubishi Destinator terasa tenang selayaknya XForce atau Xpander dengan mesin 1.499 cc aspirasi normal 4A91.
Belum lagi didukung dengan setting suspensi empuk yang bisa 'meratakan' jalanan berumur maupun cobbleblock khas Jakarta.
Overall, konsumen yang beli Mitsubishi Destinator termurah maupun termahal sama-sama mendapatkan pengalaman mantap berkat mesinnya.