GridOto.com - Setiap pabrikan tentunya sudah menentukan oli mesin sesuai dengan jenis motor yang diproduksi.
Oleh karena itu, setiap motor memiliki rekomendasi oli mesin yang berbeda-beda mulai dari viskositas sampai kandungan lain di dalam olinya.
Seperti oli mesin untuk motor jenis skutik yang menggunakan transmisi otomatis, ternyata berbeda dibandingkan oli mesin motor sport atau jenis bebek yang pakai transmisi manual.
Berikut dampaknya kalau mesin motor matic diisi oli mesin motor sport atau motor bebek.
"Sebenarnya enggak ada masalah kalau motor matic pakai oli mesin motor sport," buka Ferry Nurul Fajar, dari Technical & Education PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) kepada GridOto.
Baca Juga: Oli Mesin Cepat Berkurang, Ini Penyebab yang Sering Terjadi!
Penggunaan oli mesin motor sport di motor matic diyakini Ferry tidak akan merusak mesin.
Karena oli mesin motor sport atau motor bebek masih bisa melumasi komponen mesin motor matic selama SAE atau kekentalannya mengikuti rekomendasi dari pabrikan.
"Tapi tarikannya nanti jadi lebih berat," kata Ferry saat ditemui beberapa waktu yang lalu (01/26),
Soalnya pada oli mesin motor sport atau motor bebek dibuat tanpa zat aditif pelicin yang lumrah ditemukan pada oli mesin motor matic.
"Kalau oli mesin motor sport itu didesain enggak ada pelicin," kata Ferry.
Justru pada oli motor sport atau motor bebek terdapat zat aditif anti-slip kopling.
Tujuannya supaya menghindari kampas kopling motor sport atau motor bebek slip.
Baca Juga: Ahli Pertamina Lubricants Ungkap Tanda Nyata Oli Mesin Minta Diganti
Soalnya sebagian besar kampas kopling motor sport atau motor bebek terendam oleh oli mesin, sedangkan motor matic menggunakan kampas ganda yang tidak terendam oli.
"Oli mesin motor matic itu memiliki Molybdenum (salah satu fungsinya untuk pelicin) yang terlihat pada sertifikasi Jaso MB," kata Ferry.
"Makanya oli mesin motor matic dibuat lebih licin dari oli motor sport," tambahnya.
Meskipun tidak menimbulkan masalah berarti, pemakaian oli mesin motor sport di motor matic dapat mempengaruhi konsumsi BBM.
"Kalau tarikan berat dampaknya ke konsumsi BBM jadi lebih boros," tuturnya.
Nah, itu tadi dampak penggunaan oli mesin motor sport di motor matic.