"Tiga elemen terakhir ini yang kadang dilupakan, yakni ketertiban, antisipatif, dan empati," papar Jusri, (4/1/26) dikutip dari Kompas.com.
Jusri menhelaskan, mereka yang terampil tapi tidak tertib, cenderung melanggar peraturan.
Menyepelekan keselamatan diri sendiri dan orang lain.
"Mereka yang terampil, tertib, tapi tidak antisipatif, bisa jadi terserempet, ditabrak pengguna jalan yang tidak disiplin atau ugal-ugalan," tutur Jusri.
Lalu kalau sudah terampil, antisipatif, tapi tidak punya empati di jalan, akhirnya tidak mau mengalah.
Makanya sering terjadi cekcok, merasa paling benar, tapi tidak punya empati dengan pengguna jalan lainnya.