Cek Betul Dua Nomor Ini, Antisipasi Beli Mobil Bekas Berujung Tuduhan Penadah

Irsyaad W - Selasa, 27 Januari 2026 | 14:30 WIB

Ilustrasi showroom mobil bekas

Pada mobil tertentu, pabrikan juga memiliki ciri khas seperti kontur, lekukan, atau molding yang tidak mudah ditiru.

Selain itu, bentuk dan kerapian font angka dan huruf juga menjadi indikator penting.

Jika font terlihat tidak presisi, jarak antar karakter tidak konsisten, atau posisi nomor tampak tidak sejajar, hal tersebut patut dicurigai sebagai hasil cetakan ulang atau tempelan.

Pengecekan tidak berhenti di nomor rangka saja.

Nomor mesin juga wajib diperiksa kesesuaiannya dengan data kendaraan dan karakter bawaan pabrikan.

"Ada tipe mobil yang nomor mesinnya coakan ke dalam, ada juga yang datar. Kalau tidak sesuai, itu harus jadi alarm," papar Amin.

Baca Juga: Baca dengan Teliti, STNK dan BPKB Mobil Bekas Rawan Salah Ketik

Dok Tabloid OTOMOTIF
Mesin Honda CR-V 2.4 A/T 2007

Ia mengingatkan, mobil bekas dengan nomor rangka atau nomor mesin palsu sangat berbahaya bagi pemilik baru.

Meski dokumen terlihat lengkap, kendaraan tetap bisa bermasalah saat pemeriksaan kepolisian atau proses balik nama.

Karena itu, Amin menyarankan calon pembeli mobil bekas untuk tidak ragu meminta bantuan inspektor profesional atau setidaknya membawa pendamping yang paham teknis kendaraan.

"Jangan tergiur harga murah. Lebih baik repot di awal daripada menyesal di belakang," tandas Amin.

YANG LAINNYA