GridOto.com - Ramai video yang memperlihatkan aksi konvoi pelajar SMA di Jembatan Ngasinan, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah.
Aksi konvoi tersebut menuai komentar dari netizen karena dinilai mengganggu arus lalu lintas serta berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan lain.
Video berdurasi sekitar 30 detik itu pertama kali beredar di platform Instagram sebelum menyebar luas ke berbagai media sosial.
Dalam rekaman tersebut, terlihat puluhan motor yang dikendarai pelajar memenuhi badan jembatan.
Sejumlah kendaraan lain tampak kesulitan melintas karena akses jalan tersendat.
Beberapa pelajar bahkan terlihat berhenti di atas jembatan sambil menggeber-geber motor sehingga menimbulkan kebisingan.
Kondisi ini memicu kekhawatiran warganet mengingat Jembatan Ngasinan merupakan jalur penghubung yang cukup padat dilalui kendaraan.
Menanggapi peristiwa tersebut, Polres Wonosobo membenarkan adanya aksi konvoi pelajar di lokasi tersebut.
Baca Juga: Geger Sopir Cekcok Vs Polisi, Konvoi Truk Dikira Angkut BBM Ilegal Taunya Semangka
Kasubsi Penmas Sie Humas Polres Wonosobo, Aipda Nanang D.P. Wibowo, mengatakan kejadian itu terjadi pada Kamis (22/1/2026) sore.
“Benar, kejadian itu terjadi pada Kamis sore. Konvoi dilakukan oleh sejumlah pelajar sepulang dari kegiatan futsal,” ujar Nanang melansir Kompas.com.
Nanang menegaskan bahwa jalan raya merupakan fasilitas umum yang penggunaannya diatur oleh undang-undang.
Aksi konvoi yang menghambat arus lalu lintas dan berpotensi menimbulkan kecelakaan tidak dapat dibenarkan.
Polisi telah melakukan penelusuran terhadap identitas pelajar yang terlibat. Dari hasil pendalaman awal, sebagian pelajar diketahui berasal dari SMAN 1 Mojotengah.
Ia menambahkan, jika di kemudian hari kembali terjadi aksi konvoi yang membahayakan keselamatan publik, kepolisian tidak akan ragu melakukan penindakan sesuai aturan hukum yang berlaku.
Polres Wonosobo juga mengimbau para pelajar agar lebih disiplin dan bertanggung jawab dalam menggunakan jalan raya. Viral di media sosial, menurut kepolisian, seharusnya menjadi pengingat bahwa setiap tindakan di ruang publik memiliki dampak hukum dan sosial.
Viralnya video tersebut langsung memantik reaksi warganet. Kolom komentar dipenuhi kritik terhadap perilaku para pelajar yang dinilai tidak tertib berlalu lintas.
Baca Juga: BR-V Isi Dua Anak SMA Terbalik Usai Dikejar Pelajar Lain, Kaitan Asusila Dibantah Sekolah
“Mau berangkat kerja malah jalannya di blok anak-anak kecil, emang belum tau kebutuhan ini anak,” kata akun @syar** dikutip Kompas.com, Senin (26/1/2026).
Sebagian warganet menilai aksi itu mencerminkan ketidakpedulian terhadap keselamatan bersama.
Ada pula yang menyayangkan minimnya kesadaran etika dalam menggunakan jalan umum.
“Malu-maluin sekali ya, kaya orang kampung saja, mbok ya malu sama kota sebelah,” timpal akun @enzi****.
Tak sedikit pula komentar bernada sindiran dan satir yang menyoroti dampak sosial dari aksi konvoi tersebut serta citra pelajar jika kebiasaan serupa terus dilakukan.