GridOto.com - Ternyata copot thermostat radiator punya efek buruk di mesin motor bekas kalian gaes.
Banyak pemilik motor yang mencopot Thermostat dinilai bisa bikin motor jadi dingin, padahal ada efek buruk bagi mesin.
Thermostat ini bekerja untuk mengatur sirkulasi air radiator ke mesin.
Menggunakan sensor suhu, normalnya thermostat baru membuka aliran air radiator ke mesin saat mesin sudah mencapai suhu kerja ideal.
"Mesin jadi dingin, karena saat dinyalakan air radiator yang masih dingin itu sudah didinginkan sama radiator," buka Suryo mekanik bengkel R59 Racing di Jl. Dewi Sartika No.32D, Ciputat, Tangerang Selatan.
"Karena saat mesin dinyalakan air radiator langsung mengalir, motor susah untuk mencapai suhu kerja ideal," jelas pria yang akrab disapa Mas Yo ini.
Sebagian besar motor mencapai suhu kerja ideal pada 80 hingga 90 derajat Celcius.
Jangan sepelekan motor yang enggak bisa mencapai suhu kerja ideal.
"Pada saat mesin dingin jadi susah mencapai suhu ideal, motor jadi susah langsam karena pembakaran enggak optimal," jelas Pak Endro.
Padahal langsam atau idle saat mesin motor masih dingin atau start awal sangan penting.
"Kalau rpm motor pada saat langsam sudah enggak stabil, pengaruh juga terhadap putaran pompa oli," jelas Mas Yo yang juga mekanik balap ini.
"Putaran pompa oli jadi enggak maksimal, efeknya sirkulasi oli di motor saat mesin dingin jadi enggak maksimal," pungkasnya.
Efeknya kalau sirkulasi oli mesin terganggu bisa kemana-mana, lho.
Beberapa part jadi nggak terlumasi oli mesin dengan baik, akhirnya terjadi keausan.
Baca Juga: Ini Efek Samping Motor Bekas Yang Kehujanan Dibiarkan Kering Sendiri