GridOto.com - Industri ban nasional masih menghadapi sejumlah tantangan di tengah dinamika ekonomi yang terus berubah.
Meski begitu, PT Bridgestone Tire Indonesia tetap optimistis pasar ban Tanah Air akan tumbuh positif, seiring dengan strategi penyesuaian produk dan layanan yang semakin relevan dengan kebutuhan konsumen.
Presiden Direktur Bridgestone Indonesia, Mukiat Sutikno, mengatakan tantangan utama industri ban saat ini berasal dari kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya stabil.
Namun, ia menegaskan fokus perusahaan bukan semata pada tekanan eksternal, melainkan bagaimana menjawab kebutuhan pasar secara tepat.
“Tantangan terbesar adalah perubahan ekonomi, namun fokus kami adalah bagaimana menghadirkan produk dan layanan toko retail yang sesuai dengan permintaan konsumen,” ujar Mukiat kepada GridOto.com, Jumat (23/1/2026).
Di tengah tantangan tersebut, industri ban nasional dinilai masih memiliki prospek pertumbuhan.
Mukiat menyebutkan, sepanjang 2025 industri tumbuh di kisaran 4 hingga 5 persen secara tahunan.
Pertumbuhan ini ditopang oleh pasar ban mobil penumpang dan kendaraan niaga, baik untuk kebutuhan original equipment manufacturer (OEM) maupun replacement.
“Ban mobil passenger dan komersial baik untuk market replacement dan OEM tetap menjadi andalan bagi Bridgestone Indonesia,” katanya.
Baca Juga: Tak Melulu Jual Ban, Bridgestone Indonesia Bantu Korban Bencana Sumatera dan Gelar RSSP 2025
| Editor | : | Panji Nugraha |
KOMENTAR