Mobil Manual Mendadak Tak Bisa Masuk Gigi Usai Terjang Banjir, Ini Solusinya

Ferdian - Sabtu, 24 Januari 2026 | 15:00 WIB

Ilustrasi mobil terobos banjir

GridOto.com – Banjir parah merendam beberapa titik di Jakarta baru-baru ini.

Bahkan banjir tersebut menyebabkan genangan air yang cukup tinggi.

Nah pengemudi dianjurkan untuk tidak memaksakan diri menerobos genangan air.

Sebab, banyak mobil, baik manual maupun matik, yang mengalami kerusakan serius kalau masih nekat menerjang banjir.

Mobil dengan transmisi manual sangat rentan mengalami kerusakan setelah menerobos banjir.

Salah satu risiko utamanya adalah gagalnya transmisi berfungsi normal, ditandai dengan persneling yang sulit atau tidak bisa dimasukkan saat mesin hidup, namun justru bisa dimasukkan saat mesin mati.

Masalah ini timbul karena kampas kopling jadi lengket pada flywheel atau dekrup akibat air yang masuk ke sistem.

Radityo Herdianto / GridOto.com
ILUSTRASI. Komponen kampas kopling dan flywheel girboks transmisi manual.

Kondisi ini diperparah oleh perilaku pengemudi yang sering kali menggantung kopling sambil menjaga RPM tinggi saat melintasi genangan.

Tindakan ini memicu kopling terus menerus mengalami slip, yang kemudian mempermudah air masuk dan merusak girboks.

Tips pencegahan sederhana: Sesampainya di tempat tujuan setelah menerjang genangan air tinggi, tekan penuh (full) pedal kopling dan ganjal dalam posisi tersebut.

Tujuannya adalah mencegah kampas kopling menempel atau lengket pada flywheel.

Tentu kita tidak ingin masalah ini terjadi, apalagi menjelang rencana perjalanan jauh (mudik) akhir tahun ini, seperti merayakan natal dan liburan panjang bersama keluarga.  

Baca Juga: Pentingnya Cek Keseluruhan Rangka dan Bodi Mobil Setelah Banjir

YANG LAINNYA