GridOto.com - Tanamkan rasa waspada dan jeli saat mengecek unit mobil bekas.
Selain bodi dan mesin, cek detail juga bagian nomor rangka yang rawan palsu.
Salah satu tanda awal yang bisa dikenali, yaitu bentuk dan kerapian font nomor rangka yang tidak presisi, karena dari situlah identitas asli kendaraan dapat dipastikan.
Menurut Gazoel Amin dari jasa inspeksi Bantu Cek, pemeriksaan nomor rangka seharusnya menjadi bagian penting saat inspeksi mobil bekas.
"Font nomor rangka itu ada standarnya dari pabrikan. Kalau kita lihat huruf atau angkanya tidak rapi, jaraknya aneh, atau bentuknya tidak konsisten, itu sudah jadi tanda bahaya,” kata Gazoel, (14/1/26) melansir Kompas.com.
Gazoel menjelaskan, setiap pabrikan memiliki karakter font dan teknik pencetakan nomor rangka yang khas.
Pada mobil tertentu, nomor rangka dicetak langsung pada pelat bodi dengan kedalaman dan kerapian seragam.
Baca Juga: Cek Nomor Rangka Mobkas Jangan Kelewat, Demi Hindari Masalah Ini
Jika terlihat terlalu dangkal, terlalu dalam, atau seperti hasil cetakan ulang, maka patut dicurigai.
"Biasanya pemalsuan nomor rangka dibarengi dengan pekerjaan tambahan seperti dempul atau cat ulang di area sekitarnya," papar Amin.
"Makanya kalau diperhatikan lebih detail, kontur bodi di sekitar nomor rangka (palsu,-red) sering kali tidak rata," ujarnya.
Hal ini yang kerap tidak disadari pembeli awam karena fokus hanya pada kondisi mesin dan interior.
Masalahnya, mobil dengan nomor rangka yang tidak asli berisiko menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari.
Meski dokumen kendaraan terlihat lengkap, identitas fisik yang tidak sesuai bisa membuat pemilik baru terseret masalah, bahkan berpotensi dianggap sebagai penadah tanpa disadari.
Gazoel menegaskan, membeli mobil bekas seharusnya tidak dilakukan sendirian, terutama bagi konsumen yang belum berpengalaman.
Baca Juga: Waspada Unit Curian, Ini Cara Cek Keaslian Nomor Rangka dan Mesin Motor Bekas
"Kalau bisa ditemani orang yang paham atau menggunakan jasa inspektor. Mobil bekas itu bukan cuma soal enak dipakai, tapi juga aman secara hukum," paparnya.
Karena itu, calon pembeli disarankan untuk selalu mengecek nomor rangka dan nomor mesin secara detail, termasuk memperhatikan jenis font dan kerapian cetakannya.
Detail kecil ini bisa menjadi pembeda antara mobil bekas yang benar-benar aman dengan unit bermasalah yang berisiko besar di kemudian hari.