Model ini diposisikan sebagai SUV lima penumpang yang menyasar segmen menengah dengan pilihan mesin konvensional dan teknologi mild hybrid.
Untuk spesifikasi, varian GL dibekali mesin K15B berkapasitas 1.462 cc yang menghasilkan tenaga 103 dk dan torsi 138 Nm.
Sementara varian GX dan SGX menggunakan mesin K15C dengan tenaga 99 dk dan torsi 135 Nm, yang telah dilengkapi teknologi Smart Hybrid Vehicle by Suzuki (SHVS) berupa Integrated Starter Generator (ISG) dan baterai lithium-ion guna menunjang efisiensi bahan bakar serta membantu performa saat akselerasi.
Dari sisi fitur, varian tertinggi SGX telah dibekali Advanced Driving Assistance System (ADAS), menjadikannya sebagai model dengan kelengkapan keselamatan paling lengkap dalam jajaran Fronx.
Secara harga, Suzuki Fronx ditawarkan mulai Rp 259 juta untuk varian GL MT hingga Rp 321,9 juta untuk varian Hybrid SGX AT Two Tone.
Kontribusi Fronx turut mewarnai kinerja penjualan Suzuki secara keseluruhan.
Sepanjang Januari-Desember 2025, wholesales Suzuki tercatat sebanyak 66.345 unit, turun sekitar 0,69 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2024 yang mencapai 66.809 unit.
Penurunan juga terjadi di pasar otomotif nasional.
Data Gaikindo mencatat wholesales mobil nasional sepanjang Januari-Desember 2025 mencapai 803.687 unit, turun sekitar 7,17 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di angka 865.723 unit.