Banyak Pendatang Baru, Mobil PHEV Jepang Ini Malah Diskontinu

Naufal Shafly - Senin, 12 Januari 2026 | 15:45 WIB

Mitsubishi Outlander PHEV (Naufal Shafly - )

GridOto.com – Tren kendaraan plug-in hybrid electric vehicle (PHEV) di Indonesia terus meningkat seiring bertambahnya pilihan model dari beragam pabrikan.

Hingga awal 2026 ini, setidaknya ada 14 model PHEV yang dipasarkan di Indonesia, mulai dari brand China sampai Eropa.

Buat yang belum tahu, 14 model tersebut adalah Geely Starray EM-i, Wuling Darion PHEV, Jaecoo J7 SHS, Jaecoo J8 SHS, Chery Tiggo 8 CSH, Chery Tiggo 9 CSH, BMW XM 50e, Lexus NX 450h+ F Sport, dan Lexus RX 450h.

Ada juga Mazda CX-80 PHEV, Volvo XC90 Recharge, Volvo XC60 Recharge, Range Rover Sport PHEV, dan Range Rover Velar PHEV.

Sebelum brand-brand ini populer, Indonesia sudah kedatangan mobil PHEV Jepang duluan, tapi malah diskontinu.

Apa saja model yang dimaksud? berikut daftarnya:

1. Mitsubishi Outlander PHEV

Aries Aditya Putra/GridOto.com
Mitsubishi Outlander PHEV

SUV asal Jepang ini dijual di Indonesia sejak 2019 dan hadir sebagai salah satu pelopor PHEV di Tanah Air.

Namun, pada 2024 PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) menyuntik mati Outlander PHEV karena penjualannya kurang moncer.

Baca Juga: Ini Alasan Penjualan Mobil PHEV Naik Ribuan Persen Sepanjang 2025

Bahkan, Mitsubishi sempat memangkas harga Outlander PHEV sampai Rp 400-500 juta agar model tersebut dilirik oleh konsumen.

2. Toyota RAV4 PHEV

Rayhan Haikal/GridOto.com
Toyota RAV4 PHEV GR Sport jadi mobil baru kejutan di GAIKINDO Jakarta Auto Week 2023.

Toyota sempat menghadirkan RAV4 PHEV GR Sport di Indonesia pada ajang GJAW 2023 dengan harga di atas Rp 1,1 miliar.

Saat itu, Toyota menyebut jatah unit yang didapat dari Jepang memang sangat terbatas.

Salah satu dampaknya, kehadiran RAV4 PHEV tidak bertahan lama di Indonesia.

Saat ini, RAV4 PHEV tidak lagi dipromosikan di situs resmi dan tidak tercantum dalam lineup Toyota di Indonesia.

3. Toyota Prius PHEV

Naufal/GridOto.com
Toyota Prius PHEV

Toyota Prius PHEV sempat dikenalkan di ajang GIIAS 2024, bersamaan dengan penjualan model hybridnya.

Namun, Prius PHEV belum dijual karena berbagai alasan, salah satunya proses homologasi yang belum selesai.

Baca Juga: Pasar PHEV Makin Ngegas, Jaecoo Yakin Tren Positif Berlanjut di 2026

"Ada dua alasan, satu homologasinya belum selesai, kedua persiapan aftersalesnya juga belum selesai," ujar Direktur Marketing PT Toyota Astra Motor saat itu, Anton Jimmi Suwandy.

Di kesempatan yang sama Anton pernah memberi bocoran harga untuk Prius PHEV, yakni Rp 100 juta lebih mahal ketimbang versi hybrid-nya.

"Harga belum fix, mungkin sekitar Rp 100 juta lebih mahal dari Prius HEV," tutur Anton.