Tak Takut Meski Kecil, Siswi SD Gelantungan di Behel Motor Maling yang Coba Kabur

Ferdian - Senin, 12 Januari 2026 | 19:00 WIB

aksi heroik anak SD bergelantungan di motor maling yang habis beraksi di rumahnya (Ferdian - )

GridOto.com - Viral aksi heroik seorang siswi SD yang mencoba menahan laju motor seorang pencuri yang beraksi di rumahnya.

Akibat peristiwa ini, dirinya sampai terseret motor sejauh 20 meter.

Korban adalah Jovita Vianitan (9), bocah kelas 9 SD yang tinggal di kawasan Lorong 36, Gang Perabot, Kelurahan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan.

Awalnya Jovita tengah sendirian di rumah.

Melihat maling, ia nekat mengejar dan berpegangan pada behel motor si maling yang menyatroni rumahnya pada Sabtu (10/1/2026) siang.

Meski bisa dibilang heroik, namun aksi ini juga memicu rasa miris karena luka yang dialami korban demi mempertahankan harta benda keluarganya.

Peristiwa mencekam ini bermula sekitar pukul 11.30 WIB saat ayah korban, Darfan (52), sedang pergi menjemput Jovita ke sekolah yang lokasinya tidak jauh dari rumah.

Ternyata Jovita sudah pulang lebih awal dan sedang berada di dalam rumah seorang diri saat seorang pria tak dikenal bertubuh besar masuk ke dalam kediaman mereka.

Baca Juga: Ngelawan Taruhan Nyawa, Warga Kebayoran Lama Diusik Maling Motor Todong Pistol

Jovita yang saat itu berada di kamar mandi mengira suara pintu terbuka adalah tanda ayahnya telah pulang dari bekerja.

Namun, ia justru mendapati sosok asing yang langsung menggasak tas berisi dompet dan sebuah telepon seluler milik keluarganya.

Melihat barang berharga miliknya dibawa kabur, Jovita tidak tinggal diam dan langsung mengejar pelaku hingga ke halaman rumah di mana motor pelaku terparkir.

Dengan keberanian tinggi, ia menarik bagian belakang motor agar pelaku tidak sempat melarikan diri dari lokasi kejadian.

Nahas, pelaku tetap memutar kunci dan menancap gas sehingga tubuh kecil Jovita terseret di atas aspal sejauh kurang lebih 20 meter.

"Saat itu pelaku melirik ke belakang lalu tancap gas. Anak saya diperkirakan terseret aspal sejauh kurang lebih 20 meter," ujar Darfan menukil Tribun Medan, Minggu (11/1/2026).

Setelah menyeret korban beberapa meter, pelaku akhirnya menghentikan motornya dan sempat mengembalikan handphone korban sebelum akhirnya kembali kabur membawa tas berisi uang Rp 100 ribu.

Akibat insiden tersebut, Jovita mengalami luka-luka lecet pada bagian kaki dan trauma setelah tubuhnya terseret di jalanan yang kasar.

Baca Juga: Maling Motor Berakhir Pasrah di Kasur Rumah Sakit, Aksi di SPBU Gagal Total

Darfan menemukan putrinya dalam kondisi kaki berdarah-darah dan seragam sekolah yang kotor serta tercabik di beberapa bagian saat ia baru sampai di rumah.

Meskipun luka-lukanya telah diobati, pihak keluarga mengaku masih mempertimbangkan untuk membuat laporan resmi kepada pihak kepolisian di Polsek Medan Labuhan.

Saat ini, identitas pelaku yang diduga bekerja sebagai pekerja serabutan masih menjadi misteri bagi keluarga maupun warga sekitar Lorong 36.

“Kami sudah melaporkan kejadian ini ke pihak lingkungan setempat, namun belum ke polisi. Rencananya akan buat laporan kalau kondisi korban parah,” kata Darfan.