GridOto.com- Bengkel umum yang selama ini menangani servis dan modifikasi kendaraan konvensional membuat gebrakan dengan mencoba merestorasi baterai mobil listrik BYD E6.
Bengkel tersebut bernama Dirgantara Autoproject yang berlokasi di Setu, Kabupaten Bekasi, dimiliki oleh Bastian atau yang akrab disapa Tian.
Unit yang ditangani merupakan mobil listrik BYD E6 bekas taksi dengan kondisi awal kendaraan mati total dan tidak bisa digunakan.
“Awalnya kami cuma bengkel mobil konvensional, tapi karena lihat perkembangan mobil listrik ke depan, akhirnya kami pelan-pelan belajar,” ujar Tian.
Keputusan tersebut diambil meski saat itu Dirgantara Autoproject belum memiliki pengalaman menangani kendaraan listrik.
Baca Juga: Tips Agar Baterai Mobil Listrik Tahan Lama, Lakukan Hal Simpel Ini
Menurut Tian, berbagai upaya sempat dilakukan dengan mencari bengkel lain yang bisa membantu menghidupkan kembali mobil tersebut.
Namun pencarian itu tidak membuahkan hasil karena belum banyak bengkel yang berani menangani mobil listrik.
Akhirnya Tian dan timnya memutuskan untuk mempelajari sendiri sistem kendaraan listrik tersebut.
"Kita cari bengkel kesana sini yang bisa bantu untuk menghidupkan mobil ini lagi tapi gak nemu. Akhirnya kita pelajari segala macam hitungannya, voltase, ampere, dan segala macamnya," ungkapnya.
Proses belajar dimulai dengan memahami dasar sistem kelistrikan mobil dan kondisi baterai yang terpasang.
Langkah tersebut menjadi titik awal Dirgantara Autoproject masuk ke dunia perbaikan kendaraan listrik.
Seiring proses berjalan, Tian mulai memahami bahwa tidak semua masalah baterai harus berujung pada penggantian total.
“Baterai ini masih bisa di balancing, jadi nggak harus langsung ganti satu set, jadi kita lakukan balancing disini,” kata Tian.
Pengalaman tersebut sekaligus mengubah pandangan Tian terhadap penanganan baterai mobil listrik.