GridOto.com - Aksi maling motor makin meresahkan warga Malang.
Nggak tanggung-tanggung, sekali beraksi tiga motor di halaman indekos hilang.
Diketahui peristiwa itu terjadi di Jalan Ikan Gurami Gang I RT 3 RW 6 Kecamatan Lowokwaru Kota Malang.
Meski sudah dikunci stang, pelaku masih dengan mudah membobolnya.
Ketua RT setempat, Djumadi mengatakan, kejadian curanmor itu terjadi pada Rabu (7/1/2026) sekitar pukul 02.00 WIB dinihari.
Sambil mengenakan jaket dan bermasker, pelaku berjumlah tiga orang datang berjalan kaki.
"Mereka (pelaku) jalan kaki dari arah jalan besar lalu masuk ke gang sini. Setelah itu, mereka langsung mengarah ke rumah kos," ujar Djumadi menukil SuryaMalang (9/1/2026).
Dikarenakan rumah kos tersebut tidak memiliki pagar dan langsung tembus ke jalan besar, maka pelaku dapat leluasa beraksi.
Baca Juga: Kelewat Nekat, Polisi Sergap Sindikat Maling Motor Berseragam TNI Lengkap di Gilimanuk
Selain itu, tidak ada yang menjaga sama sekali dan satu-satunya keamanan berupa kamera CCTV.
"Pagarnya tidak ada dan seluruh motor milik anak kos parkir di satu tempat itu. Setelah itu, pelaku mengambil tiga motor dan langsung dibawa kabur keluar ke jalan besar," jelasnya.
Djumadi menuturkan, bahwa kejadian tersebut sudah dilaporkan ke pihak kepolisian.
Sebagai langkah tindak lanjut, pihaknya akan mengajak warga serta pengelola rumah kos untuk rapat bersama membahas keamanan lingkungan.
"Dampak dari kejadian ini, kami was-was dan khawatir akan terulang kembali. Sehingga, nanti kami akan berunding dengan warga dan pengelola kos untuk memperketat pengamanan lingkungan secara maksimal. Untuk sementara, langkah pengamanan yang sudah dilakukan dengan memasang kamera CCTV di gang," ungkapnya.
Sementara itu, Kapolsek Lowokwaru, Kompol Anang Tri Hananta membenarkan adanya kejadian Curanmor itu dan saat ini, pihaknya masih melakukan penyelidikan.
"Anggota kami termasuk dari Bhabinkamtibmas sudah mendatangi dan mengecek lokasi kejadian. Untuk bukti-bukti rekaman CCTV juga sudah kami dapat, dan saat ini anggota masih melakukan penyelidikan," tandasnya.